- Mobil bekas di bawah Rp 40 juta bisa jadi pilihan hemat dengan performa bagus dan perawatan mudah.
- Toyota Starlet, Daihatsu Zebra Espass, dan Daihatsu Ceria menawarkan keunggulan sesuai kebutuhan pengguna.
- Pembeli disarankan memeriksa kondisi mobil dan dokumen agar terhindar dari masalah setelah membeli.
SuaraSumut.id - Punya mobil sendiri sering jadi salah satu tanda "naik level" dalam hidup, entah buat mahasiswa yang mulai mandiri, atau keluarga muda yang butuh kendaraan nyaman buat beraktivitas.
Tapi sayangnya, harga mobil baru sekarang bisa bikin kening berkerut. Jangan khawatir, mobil impian nggak harus mahal kok.
Dengan budget di bawah Rp 40 juta, kamu sudah bisa dapetin mobil bekas dengan performa bagus, mesin bandel, dan suku cadang yang gampang dicari.
Mobil-mobil bekas di kisaran harga ini mungkin nggak punya fitur fancy seperti layar sentuh atau kamera 360, tapi kalau buat ngampus, ngantor, atau antar anak sekolah, mereka juaranya.
Berikut ini 3 rekomendasi mobil bekas di bawah Rp 40 juta yang cocok banget buat mahasiswa, pekerja muda, dan keluarga baru:
1. Toyota Starlet
Siapa yang tidak kenal Toyota Starlet? Mobil legendaris yang satu ini tetap jadi primadona di kalangan anak muda berkat desainnya yang kompak, sporty, dan timeless.
Mesinnya terkenal sangat awet, dengan konsumsi BBM 12–14 km/liter.
Harga bekasnya pun cukup bersahabat, mulai Rp 24 jutaan, tergantung kondisi dan tahun pembuatan.
Selain mudah dirawat, suku cadang Starlet sangat melimpah, baik orisinal maupun variasi aftermarket.
Mobil ini cocok untuk kamu yang ingin punya kendaraan pertama dengan karakter kuat dan biaya perawatan minim.
Kelebihan Toyota Starlet:
- Desain klasik yang tetap keren
- Mesin irit dan tangguh
- Suku cadang mudah ditemukan
- Ideal untuk penggunaan harian di perkotaan
2. Daihatsu Zebra Espass
Kalau kamu mencari mobil bekas dengan kabin luas dan nyaman, Daihatsu Zebra Espass adalah pilihan cerdas.
Mobil ini bisa menampung banyak penumpang sekaligus, cocok untuk keluarga muda atau mereka yang sering bepergian bareng teman.
Berita Terkait
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?
-
Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor
-
Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!
-
Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!
-
Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia
-
Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
PSMS Medan Siapkan 31 Pemain Hadapi Persija Besok
-
Nyamuk Ternyata Punya Warna Favorit, Ini 5 Warna yang Cenderung Dihindarinya
-
Pegawai Lapas Medan Nyambi Kurir Narkoba Ditangkap, 599 Pod Getar Disita