- Membeli motor bekas perlu kehati-hatian agar tidak tertipu kondisi tersembunyi.
- Cek surat, mesin, rangka, dan kelistrikan untuk memastikan motor layak pakai.
- Ajak mekanik terpercaya jika ragu menilai kondisi motor secara teknis.
SuaraSumut.id - Membeli sepeda motor bekas adalah pilihan cerdas untuk menghemat anggaran. Namun, daya tarik harga yang murah seringkali membawa risiko tersembunyi.
Tanpa pemeriksaan yang teliti, motor bekas impian Anda bisa berubah menjadi "PR" (Pekerjaan Rumah) yang menguras kantong untuk perbaikan.
Agar Anda tidak menyesal di kemudian hari, Anda perlu bersikap cermat dan teliti. Agar tidak salah pilih, berikut lima ciri utama yang harus kamu cek agar motor bekas tetap layak pakai:
1. Kelengkapan dan keaslian surat-surat
Salah satu aspek paling mendasar namun sering terabaikan. Apakah motor bekas dilengkapi dengan dokumen resmi seperti STNK dan BPKB, dan apakah nomor rangka serta mesin sesuai dengan yang tercantum? Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan yang tertera di STNK dan BPKB.
Dokumen lengkap memberi jaminan legalitas, meminimalkan risiko motor curian atau bermasalah secara administratif. Sebaliknya, jika surat-surat kurang atau ada kejanggalan, Anda wajib ekstra hati-hati.
2. Riwayat Perawatan dan Pelumas
Ciri ini menunjukkan seberapa disiplin dan bertanggung jawab pemilik sebelumnya dalam merawat motor. Motor dengan riwayat perawatan yang jelas cenderung memiliki usia pakai yang lebih panjang. Hal yang perlu dicek:
- Bukti Servis: Tanyakan apakah ada buku servis atau catatan bengkel. Jika ada, ini adalah nilai tambah besar.
- Oli dan Cairan: Oli yang bersih dan tidak berbau gosong menunjukkan pemilik rajin mengganti oli. Untuk motor matic, jangan lupakan oli gardan.
- Rantai dan Gear (Motor Bebek/Sport): Rantai yang kendur atau gear yang runcing parah menandakan motor kurang perawatan.
3. Kondisi Mesin
Mesin adalah jantung motor. Motor yang layak pakai harus memiliki mesin dengan kinerja yang optimal, bukan hanya sekadar "bisa hidup." Hal yang perlu Dicek:
- Starter Dingin: Cobalah menghidupkan motor saat mesin masih dalam kondisi dingin (tidak dipanaskan sebelumnya oleh penjual). Motor yang bagus seharusnya bisa langsung menyala tanpa kesulitan berarti.
- Suara Mesin: Dengarkan baik-baik. Suara mesin harusnya halus dan stabil, tidak ada bunyi-bunyi asing seperti klotok-klotok yang menandakan keausan komponen internal.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Motor Bekas Awet untuk Dipakai Lama, Bertenaga tapi Lebih Murah dari BeAT!
-
5 Rekomendasi Motor Bekas Rp5 jutaan yang Bisa Dibeli usai THR Cair
-
Modal 20 Jutaan Dapat Motor 250cc 2 Silinder? Intip Harga Yamaha MT-25 Bekas dari Tahun ke Tahun
-
Motor Sport 150cc Terkencang tapi Harga Paling Miring? Cek Harga Bekas Suzuki GSX R150 di Tahun 2026
-
Iritnya Tembus 59 Km/Liter! Honda Genio 2019 Bekas Kini Dibanderol Cuma Segini
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Santuni 1.000 Bilal Mayit-Pengurus Masjid di Medan
-
Aceh Tamiang Kian Ramai di Penghujung Ramadan: Berburu Takjil dan Belanja Baju Lebaran
-
Anak-Anak Aceh Tamiang Antusias dengan MBG: Ada Daging Ayam dan Lembu, Buahnya Anggur dan Apel
-
Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket Kebaikan di Ramadan
-
Ngabuburit hingga Bukber Makin Hemat dengan Promo Ramadan BRI