- Operasi Zebra Toba 2025 berlangsung di Sumut dari 17 hingga 30 November 2025.
- Pengendara diminta melengkapi dokumen kendaraan termasuk SIM yang masih berlaku.
- Layanan SIM keliling beroperasi di lima lokasi di Medan dengan syarat dokumen lengkap.
SuaraSumut.id - Operasi Zebra Toba 2025 digelar di berbagai wilayah di Sumatera Utara (Sumut), termasuk Kota Medan. Operasi ini berlangsung selama dua pekan, mulai dari 17 hingga 30 November 2025.
Operasi ini melibatkan total 1.528 personel, terdiri dari 100 personel Polda Sumut dan 1.428 personel Polres jajaran.
Sejumlah pelanggaran pun menjadi fokus dalam Operasi Zebra Toba 2025, seperti kelengkapan maupun surat-surat kendaraan.
Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk melengkapi dokumen kendaraannya. Salah satunya adalah membawa Surat Izin Mengemudi (SIM). Pastikan SIM Anda masih berlaku, belum memasuki masa kedaluwarsa atau sudah mati.
Untuk mendukung kelancaran berkendara, kepolisian menghadirkan berbagai fasilitas layanan, termasuk layanan SIM keliling.
Pada Selasa 18 November 2025, SIM keliling Medan hadir di lima berbeda, yaitu:
- Komplek MMTC (khusus hari Minggu dialihkan ke Lapangan Merdeka)
- Depan CIMB Niaga Lapangan Merdeka
- Komplek Asia Mega Mas (khusus Sabtu pindah ke Plaza Medan Fair)
- Mal Pelayanan Publik (MPP)
- Carefour Padang Bulan (khusus Sabtu beroperasi di Plaza Millenium)
Jam pelayanan SIM Keliling dimulai pukul 09.00–14.00 WIB.
Syarat Perpanjangan SIM
Sebelum melakukan perpanjangan SIM melalui SIM Keliling Medan, pemohon harus menyiapkan dokumen berikut:
- KTP asli dan fotokopi
- SIM asli dan fotokopi
- Surat keterangan kesehatan
- Hasil tes psikologi
Biaya pembuatan SIM
Biaya perpanjangan SIM, berdasarkan PP Nomor 60 Tahun 2016, tentang biaya penerbitan SIM Perpanjangan adalah:
- SIM A: Rp 80.000
- SIM B: Rp 80.000
- SIM C: Rp 75.000
- SIM D: Rp 30.000
Dalam amanat Kapolda Sumut yang dibacakan Wakapolda Brigjen Rony Samtana, disampaikan bahwa situasi keamanan dan keselamatan lalu lintas di Sumatera Utara masih memerlukan perhatian serius. Meski terjadi perbaikan dibanding tahun sebelumnya, potensi kerawanan tetap tinggi. Data
Kamseltibcarlantas Januari-Oktober 2025 menunjukkan ada 73.335 pelanggaran lalu lintas, turun 39 persen dari tahun 2024. Sementara itu, ada 5.475 kecelakaan lalu lintas, turun 3,5 persen dari periode sebelumnya.
"Meskipun terdapat perbaikan, data ini menunjukkan bahwa potensi kerawanan lalu lintas masih cukup tinggi dan memerlukan langkah strategis serta upaya berkelanjutan dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas," katanya.
Para personel diimbau untuk melakukan penegakan hukum dengan mengedepankan ETLE serta penindakan secara modern.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Unreg Nomor HP Semua Operator, Matikan yang Tidak Terpakai
-
Daftar HP yang Sudah Mendukung eSIM, Tak Perlu Repot Beli Kartu Fisik
-
Telat Sehari, Ulang dari Nol: Menggugat Logika Aturan Perpanjangan SIM
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
4 Tablet SIM Card Murah untuk Kerja dan Hiburan, Internetan Lancar Tanpa Bergantung Wi-Fi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
Terkini
-
Indosat 5G Bikin Aktivitas Digital di Medan Lancar
-
Ratusan UMKM Perempuan Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di Medan
-
Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya
-
Hiu Paus Terdampar di Abdya, Gagal Dievakuasi hingga Akhirnya Mati
-
Wakil Rektor ITB Indonesia Tewas di Rumah, Mobil Dilaporkan Hilang