- Remaja Rizki diduga menjadi korban TPPO di Kamboja.
- Keluarga mengetahui Rizki bekerja paksa dan mengalami penyiksaan.
- Polda Jabar meminta masyarakat melapor jika menemukan dugaan TPPO.
SuaraSumut.id - Niat hati ingin menjadi pemain bola di Medan, seorang remaja bernama Rizki Nur Fadhilah (18), warga Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, justru diduga menjadi korban Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Kamboja.
Imas Siti Rohanah, nenek Rizki mengungkapkan kronologi kepergian cucunya pada akhir Oktober lalu. Rizki pamit untuk mengikuti seleksi di klub PSMS Medan.
"Kata orang tuanya, dia (Rizki) bilang mau ikut seleksi di PSMS Medan. Ke Jakarta dulu, kemudian ke Medan," kata Imas, melansir Ayo Bandung, Selasa 18 November 2025.
Awalnya, keluarga sudah menaruh curiga. Sebab, saat meminta izin untuk pergi ke Medan, Rizki tak bisa memberikan penjelasan detail. Ia hanya mengaku pergi ke Medan untuk mengikuti seleksi di PSMS Medan.
"Waktu ditanya-tanya lebih jauh, anaknya terlihat seperti tidak jujur atau mungkin memang tidak tahu bagaimana menjelaskannya," ujarnya.
Rizki bahkan mengaku mendapatkan informasi mengenai SSB Sparta FC yang disebut-sebut bisa membawanya seleksi di PSMS Medan hanya dari media sosial, tanpa mengetahui nomor kontak manajer atau pelatih terkait.
Kekhawatiran itu berubah menjadi keterkejutan pada 4 November lalu. Keluarga menerima kabar Rizki bukan berada di Medan untuk seleksi, melainkan sudah berada di luar negeri.
"Ibunya memberitahu kepada ayahnya Rizki kalau dia sedang berada di Kamboja. Kami juga kaget," ucapnya.
Saat ini, Rizki masih bisa berkomunikasi dengan keluarga melalui pesan singkat. Kepada keluarga, Rizki mengaku
bekerja di depan komputer dengan tugas menipu orang-orang. Dalam pesannya, Rizki menceritakan kondisi yang mengerikan.
“Dia sering mengirim WA, sering DM. Katanya kondisinya mengkhawatirkan. Dia sering disiksa. Disiksanya seperti disuruh push-up ratusan kali, disuruh membawa galon ke lantai sepuluh," tutur Imas.
Rizki juga mengaku harus mengirim pesan secara sembunyi-sembunyi. Keluarga berharap agar pemerintah bisa memulangkan Rizki ke tanah air.
Rizki, kata Imas, memang sejak kecil tergabung dalam SSB Hasebah dan pernah di Persib Junior atau Diklat Persib dengan posisi penjaga gawang.
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meminta masyarakat yang merasa anggota keluarganya menjadi korban TPPO agar segera melaporkan ke polisi.
"Kami Polda Jawa Barat membuka diri, kalau ada dugaan, ada peristiwa yang merupakan tindak pidana perdagangan orang. Silakan untuk mengadu ke kami, tidak usah formal-formal, lisan saja. Ini kami cukup kami respons," kata Rudi.
Hingga kini, kata Rudi, kepolisian belum menerima soal dugaan TPPO yang dialami Rizki. Kendati begitu, pihaknya akan menindaklanjuti.
Tag
Berita Terkait
-
Polda Banten Bongkar TPPO Modus Open BO via Aplikasi, Dua Pelaku Ditangkap
-
Waspada! Pasutri di Banten Iming-iming Remaja Kerja Restoran, Malah Diperdagangkan Lewat MiChat
-
Janji Upah Tinggi Berujung Jerat Perdagangan Orang: Membaca Kasus Dugaan TPPO di Serang
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Kecelakaan di Padangsidimpuan, Pengendara Betor Tewas Usai Tabrakan dengan Bus ALS
-
Tips Jitu Smart Spending untuk Gaya Hidup Hemat di Era Digital
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh-Sumut Dimanfaatkan Jadi Material Huntara Warga Terdampak Bencana
-
Eks Kadis BPSDM Aceh jadi Tersangka Korupsi Beasiswa dan Ditahan
-
Senyum Amsal Sitepu Saat Tiba di DPR Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa