- Bencana banjir dan longsor di Sibolga dan Tapteng melumpuhkan infrastruktur dan jaringan telekomunikasi secara total.
- Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri, dilaporkan terjebak di Kecamatan Sitahuis Tapanuli Tengah sejak Selasa 25 November 2025.
- Komunikasi baru dapat terjalin melalui jaringan Starlink karena listrik dan jaringan seluler di wilayah tersebut mati.
SuaraSumut.id - Bencana alam banjir dan longsor yang melanda Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) telah menyebabkan infrastruktur hingga jaringan telekomunikasi lumpuh total.
Bahkan, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazri Penarik tak bisa dihubungi. Keberadaan Syukri disebut terakhir kali berada di Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah (Tapteng).
Hal tersebut diungkap oleh Ketua DPP NasDem Teritori Aceh, Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam keterangan tertulisnya, Kamis 26 November 2025.
"Keberadaan Wali Kota dapat kami informasikan, pada Senin 24 November 2024 malam, beliau menerima kabar mengenai curah hujan tinggi di Sibolga. Wali Kota, yang saat itu sedang menjalani kegiatan di Medan, segera kembali menuju Sibolga," kata Bakhtiar.
Pada Selasa 25 November 2025 pagi, Bakhtiar berusaha menghubungi Syukri, namun tidak mendapat jawaban. Setelah itu, Syukri mengirimkan pesan WhatsApp yang menyebut bahwa ia terjebak di Sitahuis.
"Dia mengirim pesan soal kondisi yang terjebak di Sitahuis, dan tidak ada jaringan di sana," ujar Bakhtiar.
Pesan terakhir yang diterima Bakhtiar tercatat pada Selasa pukul 11.10 WIB. Di situlah dia menyampaikan kabar soal keberadaannya.
Syukri menyebut tidak dapat menuju Sibolga karena banjir dan longsor. Dirinya juga tidak bisa balik ke arah Tapanuli Utara, karena banjir dan longsor juga terjadi.
"Kami baru bisa berkomunikasi karena kami sedang berada di luar Tapanuli Tengah dan Sibolga. Kami yakin beberapa hari ini yang mengirimkan pesan-pesan di media sosial tentang kondisi Sibolga dan Tapanuli Tengah karena juga berada di luar wilayah atau memiliki jaringan Stralink. Sebab, sudah beberapa hari ini hingga sekarang, listrik mati dan jaringan seluler juga mati. Saya sendiri baru bisa menghubungi keluarga di Tapteng setelah salah satu kerabat saya menggunakan Starlink," jelasnya.
Mantan Bupati Tapteng ini berharap kondisi Syukri baik-baik saja. Dirinya berdoa agar seluruh masyarakat di Sibolga dan Tapteng juga diberikan kesehatan dan kekuatan menghadapi bencana alam banjir dan longsor yang sedang terjadi.
"Itu informasi mengenai Wali Kota. Semoga semuanya baik-baik saja warga di Sibolga maupun Tapanuli Tengah," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Banjir Akibat Danau Sentani Meluap
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Hujan Deras Picu Banjir Parah di Pasuruan
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Usai Ditangkap, Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara Diperiksa Polda Sumut
-
Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja Rp 28 Miliar di Aek Nabara Ditangkap
-
BRImo Hadirkan Fitur Beli Obat, Praktis dengan Layanan Antar ke Rumah
-
Ekonomi Desa Naik Kelas: Kisah Desa Manemeng Bersama Program Desa BRILiaN BRI
-
Kecelakaan Motor vs Mobil di Jalan Medan-Tarutung, 2 Pemuda Tewas