- KIS Group, Sustainability² memulai pembangunan pabrik BioCNG komersial keempat di Sumatera Utara pada Februari 2026.
- Fasilitas ini akan menghasilkan 127.000 MMBTU BioCNG per tahun.
- BioCNG terbarukan ini akan digunakan Unilever menggantikan gas alam fosil.
SuaraSumut.id - KIS Group, Sustainability² dan Sinar Mas Agribusiness and Food memulai pembangunan (groundbreaking) pabrik BioCompressed Natural Gas (BioCNG) komersial di Pabrik Kelapa Sawit Padang Halaban, Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara.
Pabrik BioCNG komersial keempat ini dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal 1 2027. Fasilitas ini akan menangkap metana dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) dan mengonversinya menjadi BioCNG terbarukan, dengan target produksi sekitar 127.000 MMBTU per tahun, sekaligus diproyeksikan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar sekitar 62.484 ton setara CO per tahun.
BioCNG yang dihasilkan akan disalurkan kepada Unilever Oleochemical Indonesia untuk menggantikan penggunaan gas alam berbasis fosil dalam kegiatan operasionalnya.
Pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) KIS Group-Sustainability², K.R. Raghunath, menyatakan bahwa peletakan batu pertama ini mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
"Dengan dukungan strategis dari Mitsubishi Corporation serta kolaborasi bersama mitra industri, termasuk PT SMART Tbk dan Unilever, proyek ini menunjukkan bahwa solusi energi terbarukan berskala komersial mampu memberikan dampak lingkungan yang signifikan sekaligus nilai ekonomi," kata Raghunath, Kamis 5 Februari 2026.
Presiden Direktur PT SMART Tbk, The Biao Leng, mengatakan proyek ini merupakan bagian dari peta jalan (road map) perusahaan untuk mengurangi jejak karbon operasional pabrik hulu dengan mengubah limbah menjadi energi bersih dan terbarukan. Sekaligus mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi rendah karbon.
"Proyek ini juga mencerminkan kerangka keberlanjutan Collective for Impact yang menjadi panduan perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," ujarnya.
Menurutnya, kinerja bisnis yang baik dan kontribusi positif terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus bekerja sama dengan para mitra dan pemangku kepentingan.
Dengan mengonversi gas metana - gas rumah kaca yang memiliki potensi pemanasan global jauh lebih besar dibandingkan karbon dioksida menjadi BioCNG terbarukan, proyek ini berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
"Proyek ini juga menunjukkan kelayakan komersial pemanfaatan limbah menjadi energi di industri kelapa sawit, sekaligus menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal dan mendorong alih teknologi di bidang energi terbarukan," jelasnya.
Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun serta portofolio lebih dari 90 proyek di 14 negara, KIS Group terus mendorong pengembangan biogas dan biomethane secara global. BioCNG yang dihasilkan diharapkan berkontribusi terhadap pencapaian target iklim Indonesia sekaligus mendukung peningkatan kemandirian energi nasional.
Berita Terkait
-
Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo
-
Banjir Kepung Medan, Puluhan Warga Mengungsi
-
Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution
-
Kisah M A Hasibuan, Insan BRI di Sumatera Utara yang Dampingi UMKM Hingga Naik Kelas
-
Gubernur Bobby Dorong IMT-GT Lahirkan Proyek Konkret dan Investasi Berdampak bagi Masyarakat
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban
-
Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern
-
Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum
-
Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic
-
2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ditangkap