- Polres Labusel mengirim bantuan untuk korban bencana alam di Batang Toru, Sumatera Utara.
- Bantuan tersebut mencakup pakaian layak pakai, mie instan dalam jumlah signifikan, serta berbagai ukuran karung beras untuk korban.
- Kapolres Labusel AKBP Aditya S.P. Sembiring Muham menyatakan ini adalah wujud kepedulian nyata Polri meringankan beban masyarakat terdampak.
SuaraSumut.id - Polres Labuhanbatu Selatan memberangkatkan tiga truk berisi bantuan untuk korban bencana di Batang Toru, Sumatera Utara (Sumut), Senin 3 November 2025.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring Muham di halaman Mapolres Labusel.
Bantuan itu terdiri dari pakaian layak pakai, 715 kotak mie instan, 19 kotak pop mie, 1 karung beras 30 kg, 66 karung beras 10 kg, hingga 568 karung beras ukuran 5 kg.
Kapolres mengatakan bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap warga yang tengah dilanda musibah.
"Kami bergerak karena hati. Hari ini kita kirimkan apa yang sudah terkumpul, dan masih ada satu truk lagi yang akan menyusul. Semoga bantuan dari keluarga besar Polres Labusel ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Batang Toru," katanya.
Ia menambahkan, bencana alam yang terjadi tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mengguncang kondisi psikologis masyarakat. Oleh karena itu, perhatian dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.
"Setiap pakaian, setiap kotak mie instan, setiap karung beras yang kita kirimkan adalah wujud kehadiran kita untuk mereka. Ini bukan sekedar barang, tapi ini adalah harapan bagi saudara-saudara kita," ujarnya.
Pihaknya memastikan bahwa kegiatan pengiriman bantuan berjalan aman dan kondusif. Selain itu, jumlah barang bantuan di gudang Mapolres masih cukup banyak dan diperkirakan satu truk tambahan akan diberangkatkan menyusul dalam waktu dekat.
Kapolres kembali menegaskan komitmen pihaknya dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
"Polres Labuhanbatu Selatan yang Presisi siap mengamankan agenda kamtibmas, sekaligus terus berbuat baik dengan kerja cepat, cerdas, tuntas, dan ikhlas," katanya.
Berita Terkait
-
DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades
-
Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan
-
Menolak Bantuan Asing di Tengah Gempa NTT: Kedaulatan Bangsa atau Sekadar Gengsi?
-
Tragedi Bencana di Luar Jawa: Saat Nyawa Korban Tersandera Birokrasi dan Rantai Pasok Pusat
-
Karhutla Kalimantan Kian Parah, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Remaja Pemilik Akun Geng Motor di Medan Diamankan, Polisi Sita Celurit
-
Enam Penghargaan Internasional Diraih BRI Group, Kinerja hingga Transformasi Jadi Sorotan
-
Transaksi Qlola Capai Rp8.799 Triliun, BRI Perkenalkan Tampilan Baru
-
Imigrasi Sumut Tingkatkan Pengawasan Sampai ke Desa, Pimpasa Jadi Garda Pencegahan TPPO dan TPPM
-
Kejar-kejaran Bak Film Action, Polisi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja di Medan