- Indosat Ooredoo Hutchison menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi korban bencana banjir dan longsor di Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara.
- Bantuan tersebut meliputi logistik dan kartu perdana IM3/Tri sebagai wujud komitmen CSR filantropi perusahaan.
- Sebanyak 90 persen site komunikasi di Sumatra Utara telah berfungsi normal per tanggal 1 Desember 2025.
SuaraSumut.id - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyalurkan bantuan kepada para korban banjir dan longsor di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Bantuan yang diserahkan melalui Posko Penyaluran di Tanjung Pura mencakup berbagai kebutuhan dasar, seperti makanan siap santap, air minum, selimut, alas tidur, dan perlengkapan kebersihan diri.
Agus Sulistio, EVP-Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat.
"Kami memahami bahwa bencana ini memberikan dampak besar bagi saudara-saudara kita di Sumatra Utara. Indosat berkomitmen untuk berada di sisi masyarakat dalam situasi apa pun," katanya.
Dukungan ini merupakan bagian dari inisiatif Indosat SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) yang berada di bawah payung program Corporate Social Responsibility (CSR) pilar filantropi.
Selain bantuan logistik, perusahaan juga menyalurkan kartu perdana IM3 dan Tri untuk memastikan kebutuhan akses komunikasi masyarakat tetap terjaga.
Sejak bencana terjadi, kebutuhan komunikasi pelanggan di wilayah terdampak terus menjadi perhatian. Hingga Senin, 1 Desember 2025, sebanyak 90 persen site di wilayah Sumatra Utara berfungsi dengan baik.
Perusahaan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan membuka peluang untuk penambahan dukungan sesuai kebutuhan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
Tag
Berita Terkait
-
Status Waspada, Gunung Dukono Kembali Erupsi
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor oleh Wayan
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi