- Banjir di Aceh Timur pada Kamis, 4 Desember 2025, merusak sedikitnya 13 jembatan menurut BPBD setempat.
- Kerusakan jembatan di beberapa kecamatan mengakibatkan lumpuhnya transportasi dan terisolasinya ribuan warga.
- Fokus penanganan darurat adalah membuka akses dan memperlancar distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak banjir.
SuaraSumut.id - Sedikitnya 13 jembatan mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda wilayah di Kabupaten Aceh Timur.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur Afifullah mengatakan kerusakan jembatan membuat warga terisolir.
"Kerusakan ini menyebabkan akses transportasi di sejumlah kecamatan lumpuh dan membuat ribuan warga terisolir," katanya, melansir Antara, Kamis 4 Desember 2025.
Berdasarkan data sementara BPBD Aceh Timur, jembatan rusak berada di Kecamatan Nurussalam tiga unit tersebar di Desa Alue Siwah Serdang, Desa Seuneubok Rambong, Matang Kunyet.
Jembatan putus akibat derasnya arus sungai yang meningkat tajam saat banjir. Warga di sekitar lokasi terpaksa memutar jalur hingga belasan kilometer untuk mencapai pusat kecamatan.
Kecamatan Indra Makmur di Desa Pelita Sagop Jaya satu jembatan rusak. Jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju lokasi permukiman dan perkebunan. Saat ini kendaraan roda empat tidak dapat melintas.
Kecamatan Peudawa yaitu di Meunasah Kreung satu unit rusak dan Seuneubok Teungoeh satu jembatan rusak. Kerusakan terjadi akibat fondasi tergerus arus banjir. Warga hanya bisa menyeberang menggunakan rakit darurat buatan masyarakat.
Tiga jembatan rusak di Kecamatan Bireum Bayeun yang tersebar di Desa Alue Seuntang, Desa Alue Buloh dan Afdeling 2. Jembatan ini merupakan penghubung antardesa. Kerusakan membuat distribusi logistik ke wilayah pedalaman mengalami hambatan serius.
Kecamatan Rantau Selamat masing-masing di Desa Alue Kaol, Rantau Panjang dan, Alue Raya. Jembatan gantung di Rantau Panjang dilaporkan hampir ambruk akibat sebagian tali penahan putus dan fondasi tergerus banjir.
Kecamatan Simpang Jernih di Desa Pante Kera. Simpang Jernih sebelumnya sudah terisolir akibat jalan yang tidak bisa dilalui. Rusaknya jembatan di Pante Kera semakin menyulitkan mobilisasi bantuan ke wilayah hulu.
Afifullah menyampaikan bahwa tim gabungan terus bergerak melakukan asesmen dan membuka akses darurat di sejumlah titik.
"Kerusakan 13 jembatan ini merupakan data sementara. Tim masih terus melakukan pendataan lanjutan di lapangan karena beberapa wilayah sulit dijangkau. Fokus kita saat ini adalah membuka akses untuk memperlancar distribusi bantuan kepada warga terdampak," kata Afifullah.
Berita Terkait
-
Waduk Melati Akan Ditata Jadi Ikon Baru Destinasi Publik Jakarta
-
Teluk Kendari Keruh Akibat Banjir, Sedimentasi Kian Mengkhawatirkan
-
Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026
-
Status Waspada, Gunung Dukono Kembali Erupsi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi
-
1.017 Warga Medan Bekerja ke Luar Negeri Periode Januari-Mei 2026