- Total 2.383.630 pelanggan KA di Sumut terlayani dari Januari hingga November 2025, tumbuh delapan persen dibanding tahun sebelumnya.
- Kereta Api Putri Deli mencatat jumlah penumpang tertinggi, sementara Stasiun Medan dominan dalam volume keberangkatan dan kedatangan penumpang.
- Kinerja ketepatan waktu KAI Divre I Sumut sangat baik dengan keberangkatan 99,8% dan kedatangan 99,4% sesuai jadwal.
SuaraSumut.id - Sepanjang Januari hingga November 2025, tercatat sebanyak 2.383.630 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api di Sumatera Utara (Sumut).
Angka tersebut tumbuh 8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencapai 2.202.214 penumpang.
Manager Humas KAI Divre I Sumut M As'ad Habibuddin, mengatakan peningkatan jumlah penumpang ini tidak terlepas dari penambahan frekuensi perjalanan, optimalisasi kapasitas tempat duduk, serta program promo tarif yang secara berkala dihadirkan untuk masyarakat.
"Pertumbuhan ini menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api terus meningkat. Kini masyarakat semakin sadar bahwa kereta api merupakan moda transportasi publik yang efisien, aman, dan ramah lingkungan," katanya melansir Antara, Selasa 9 Desember 2025.
Dari sisi okupansi, Kereta Api Putri Deli relasi Medan-Tanjung Balai PP menjadi layanan dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni 1.172.638 orang.
KA Sribilah Utama relasi Medan-Rantau Prapat PP sebanyak 679.172 penumpang, KA Siantar Ekspres relasi Medan-Siantar PP sebanyak 450.869 penumpang, serta KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi-Lalang PP sebanyak 80.951 penumpang.
Adapun lima stasiun dengan volume keberangkatan penumpang tertinggi tercatat di Stasiun Medan sebanyak 858.999 penumpang, Stasiun Kisaran 265.953 penumpang,Stasiun Tanjung Balai 226.721 penumpang, Stasiun Rantau Prapat 207.805 penumpang, dan Stasiun Tebing Tinggi sebanyak 169.408 penumpang.
Sementara itu, lima stasiun dengan kedatangan penumpang terbanyak adalah Stasiun Medan sebanyak 884.760 penumpang, Stasiun Kisaran 265.331 penumpang, Stasiun Tanjung Balai 231.464 penumpang, Stasiun Rantau Prapat 209.878 penumpang, dan Stasiun Tebing Tinggi sebanyak 171.840 penumpang.
Dari sisi ketepatan waktu, KAI Divre I Sumut mencatatkan kinerja yang membanggakan. Tingkat ketepatan keberangkatan kereta penumpang mencapai 99,8 persen. Adapun ketepatan waktu kedatangan mencapai angka 99,4 persen.
Capaian tersebut merupakan hasil dari peningkatan mutu operasional secara menyeluruh, termasuk dalam perawatan sarana dan prasarana.
Ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan utama transportasi kereta api yang terbebas dari kemacetan lalu lintas.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, atau mitra resmi penjualan tiket KAI.
Pemesanan tiket dapat dilakukan H-7 keberangkatan untuk KA lokal dan H-45 untuk KA jarak jauh. Selain itu, KAI tetap membuka layanan loket go-show di stasiun yang melayani pembelian tiket mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI
-
Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api
-
Pamer Rebus Mi di Kereta Pakai Panci Listrik, Penumpang Ini Langsung Ditegur Pihak KAI
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan
-
Revitalisasi MRT Bundaran HI, Lalu Lintas Thamrin Direkayasa hingga Akhir Mei 2026
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar
-
Malaysia Healthcare Expo Hadir di Medan, Bisa Konsultasi Tanpa Biaya
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa