- Gorengan Thailand adalah makanan jalanan populer dengan rempah khas, dijual di pasar malam Bangkok seperti Chatuchak.
- Jenis populer meliputi Tod Mun Pla (kue ikan), Tod Mun Goong (bakwan udang), dan Pa Thong Ko (roti goreng).
- Cacing bambu goreng menjadi pilihan unik tinggi protein yang juga ditemukan sebagai jajanan lokal di pasar malam.
SuaraSumut.id - Thailand memiliki berbagai gorengan khas yang sering dijual sebagai street food, termasuk yang unik dan populer di kalangan lokal untuk kandungan proteinnya yang tinggi.
Gorengan khas Thailand merupakan street food populer yang renyah dan beraroma rempah, sering dijual di pasar malam seperti Chatuchak atau pinggir jalan di Bangkok.
Jenis Gorengan Populer
- Tod Mun Pla (Thot Man Pla): Kue ikan goreng dari daging ikan pla kra eng dicampur pasta kari merah, digoreng hingga garing dan disajikan dengan saus kacang manis pedas.
- Tod Mun Goong (Thot Man Kung): Bakwan udang segar yang udangnya dipipihkan, dibalut tepung roti, lalu digoreng keemasan untuk tekstur renyah luar lembut dalam.
- Pa Thong Ko: Roti goreng seperti donat Cina, ringan dan manis, sering dimakan dengan sup atau kopi pagi.
- Khanom Fak Bua: Gorengan labu kuning berbentuk bola kecil, manis gurih mirip bakpao goreng.
Cacing goreng (rod duan) dari cacing bambu digoreng kering dengan bawang dan cabai menjadi sumber protein tinggi yang digemari lokal.
Lainnya termasuk hoy tod (omelet tiram goreng), gai tod (ayam goreng rempah), dan gorengan sayuran tanpa nama seperti pakora Thailand.
Bagi Anda yang tertarik, dapat berburu di pasar malam di Bangkok yang bagus untuk berburu gorengan Thailand (dari ayam, seafood, sampai serangga/cacing goreng).
Berita Terkait
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Hajar Kamboja 4-0, Thailand Segel Tiket Final Piala AFF U-19 2026
-
Klaim Timnas Indonesia Makin Ditakuti di ASEAN, Erick Thohir Singgung Thailand dan Vietnam
-
Timnas Indonesia dan Thailand Punya Nasib Berbeda dalam Persiapan Piala Asia 2027
-
Intip Benefit Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, dari Fan Sign hingga Foto Berdua
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan