- Pemerintah akan menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan biometrik wajah secara sukarela mulai 1 Januari 2026, menjadi wajib per 1 Juli 2026.
- Warga Medan melihat kebijakan ini berpotensi menekan kejahatan penipuan, namun khawatir adanya kendala teknis implementasi.
- Terdapat kekhawatiran masyarakat mengenai potensi kebocoran data biometrik wajah serta kesulitan akses bagi kelompok rentan.
SuaraSumut.id - Pemerintah bakal mulai menerapkan registrasi kartu SIM menggunakan biometrik wajah atau face recognition per 1 Januari 2026. Pada tahap awal, registrasi kartu SIM menggunakan biometrik wajah masih bersifat sukarela dan berjalan dalam skema uji coba.
Namun, mulai 1 Juli 2026, registrasi kartu SIM diwajibkan untuk menggunakan data biometrik wajah. Kabijakan pemerintah ini mendapat mendapat beragam tanggapan dari masyarakat di kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Salah seorang warga bernama Akmal, menilai kebijakan itu pada dasarnya tidak merepotkan jika digunakan sesuai tujuan awalnya.
"Sebenarnya tidak ribet kalau digunakan untuk keperluan komunikasi, bukan untuk hal lainnya seperti melakukan kejahatan," kata Akmal kepada SuaraSumut.id, Selasa, 31 Desember 2025.
Menurut Akmal, penerapan face recognition justru bisa menjadi langkah positif untuk menekan angka kejahatan, khususnya penipuan yang marak memanfaatkan kartu SIM anonim.
"Kebijakan ini cukup bagus untuk mengantisipasi kejahatan penipuan yang sekarang ini marak," ujarnya.
Namun demikian, Akmal menyoroti adanya potensi kendala teknis dalam penerapan aturan tersebut, terutama untuk kebutuhan pekerjaan tertentu. Dirinya mencontohkan penggunaan kartu SIM mikro untuk perangkat GPS kendaraan.
"Secara pribadi ini tidak akan ribet, namun kalau untuk pekerjaan misalnya pemasangan GPS, kan perlu kartu mikro. Itu bagaimana? Misalnya ada 10 mobil yang akan dipasang GPS, di situ mungkin kendalanya," ungkapnya.
Akmal juga menilai para pelaku usaha konter pulsa dan kartu SIM tidak perlu terlalu khawatir dengan kebijakan baru ini. Menurut Akmal, kebutuhan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi akan tetap tinggi.
"Saat ini kartu SIM, pulsa, dan paket internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat, jadi konter enggak perlu khawatir akan tutup permanen,” ujarnya.
Akmal menegaskan pentingnya jaminan keamanan data pribadi dalam penerapan sistem face recognition. Ia berharap pemerintah dan operator benar-benar memastikan perlindungan data pengguna.
"Dan juga soal keamanan data face recognition ini bagaimana, jangan pula nanti wajah kita bisa bocor dan digunakan ke hal yang lain yang tidak kita inginkan," cetus Akmal.
Hal senada juga disampaikan Surya Nasution yang menilai soal keamanan terkait dengan wajah pembeli yang direkam di konter.
"Yang kita khawatirkan adanya kebocoran wajah kita, dieksploitasi dan digunakan untuk hal lain," katanya.
Surya juga menyoroti tentang orang lanjut usia, penyandang disabilitas, dan warga daerah terpencil.
Berita Terkait
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
5 Tablet SIM Card Murah Terbaik 2026 sesuai Review dan Harga, Mulai Rp1 Jutaan
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat
-
Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna
-
5 Tablet SIM Card Murah Terbaik untuk Hiburan dan Produktivitas Lancar Jaya
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Persediaan Beras di Sabang-Simeulue Cukup
-
55 Ruas Jalan di Medan Ditutup Hari Ini Pukul 12.00 WIB, Berikut Daftarnya
-
Sinergi Imigrasi-ITB Inisiasi 'Pagar Digital' Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan
-
GAMKI Apresiasi Gerak Cepat Gubsu Bobby Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut
-
Kisah Pilu Ibu di Medan Viral: Jaga Anak Sakit di RS, Rumah Malah Dibobol Maling