Suhardiman
Senin, 05 Januari 2026 | 14:10 WIB
Ilustrasi buaya di sungai. (Unsplash.com/ Daniel Pelaez Duque)
Baca 10 detik
  • Seorang petani bernama Hasan (63) hilang di Sungai DK-1 Aceh Timur setelah sampannya diserang buaya pada Sabtu, 3 Januari 2026 sore.
  • Dua orang lainnya selamat tanpa cedera dari insiden serangan buaya tersebut, namun mengalami trauma akibat kejadian itu.
  • BPBD Aceh Timur telah mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban yang diterkam buaya di sungai.

SuaraSumut.id - Seorang petani bernama Hasan (63) dilaporkan hilang di sungai usai diserang buaya di kawasan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.

"Hasan dilaporkan hilang di sungai saat sampan ditumpanginya diserang buaya pada Sabtu, 3 Januari 2026 sekira pukul 16.00 WIB. Sedangkan dua orang lainnya selamat," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Timur Afifullah, melansir Antara, Senin, 5 Januari 2026.

Peristiwa berawal saat Hasan bersama Ali dan Umar yang juga anak dan keponakannya menaiki sampan di Sungai DK-1 Dusun Dataran Indah, Gampong Peunaron Baru, Kabupaten Aceh Timur.

Tiba-tiba sampan yang dinaiki diserang buaya dan sampan mereka terbalik. Ali bersama Umar selamat dan berhasil keluar dari sungai.

"Korban selamat dilaporkan tidak mengalami cedera. Namun, keduanya terasa trauma dan butuh istirahat setelah tercebur ke sungai dan berhasil menyelamatkan diri dari serangan buaya," ujar Afifullah.

Berdasarkan penuturan Ali yang juga anak korban, kata Afifullah, sempat melihat orang tuanya diterkam buaya. Bahkan, setelah diterkam Hasan ditenggelamkan ke dasar sungai.

Insiden tersebut dilaporkan kepada pihak kecamatan dan diteruskan ke BPBD Kabupaten Aceh Timur. Berdasarkan laporan tersebut, tim BPBD mengerahkan tim mencari korban

"Tim SAR dan Satgas BPBD masih mencari korban dengan menyisir sungai, baik di air maupun daratan. Tentunya semua berharap korban segera ditemukan," kata Afifullah.

Load More