- Warga Medan mengapresiasi Lurah Sidorame Barat 1 karena menyelesaikan administrasi kependudukan yang hilang dalam empat jam.
- Indomora kehilangan dokumen penting akibat banjir dan membutuhkan KTP serta KK untuk keperluan berobat ke rumah sakit.
- Lurah Kristoman Door sigap memerintahkan pendampingan dari Kepling Aprizal menuju Mall Pelayanan Publik untuk penyelesaian berkas.
SuaraSumut.id - Pelayanan publik yang tanggap ditunjukkan oleh aparatur pemerintahan di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kali ini, apresiasi datang dari warga Jalan HM Said, Lingkungan II, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan.
Warga menyampaikan terima kasih atas kesigapan Lurah Sidorame Barat 1 Kristoman Door dalam melayani kebutuhan administrasi kependudukan warga.
"Kami mengucapkan terima kasih atas pelayanan maksimal urusan administrasi kependudukan abang saya, Indomora yang terselesaikan dalam waktu 4 jam," kata Susilawati, adek Indomora, Senin, 5 Januari 2025 kemarin.
Sebelumnya, Indomora bersama keluarga didampingi oleh Kepala Lingkungan (Kepling) II, Aprizal menghadap Kristoman Door. Kedatangan mereka untuk mengurus administrasi kependudukan yang telah hilang akibat bencana banjir.
Berhubung kondisi kesehatan Indomora tidak baik, ia membutuhkan KTP dan KK untuk berobat ke rumah sakit.
Mendengar penjelasan warganya, dengan sigap Lurah memerintahkan Kepling Aprizal untuk mendampingi Indomora mengurus berkas administrasi kependudukan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Pringgan.
"Benar, saya diperintahkan Lurah untuk membantu dan mendampingi warga untuk mengurus administrasi kependudukan ke MPP. Alhamdulillah berkat petunjuk dan arahan pimpinan, dalam waktu singkat bisa terselesaikan," ucap Aprizal.
Aprizal mengaku, secara administrasi kependudukan, Indomora tercatat sebagai warga Lingkungan II Kelurahan Sidorame Barat 1 Kecamatan Medan Perjuangan.
Namun, ia berdomisili di Desa Lau Dendang Kecamatan Percut Sei tuan Kabupaten Deli Serdang. Dan menurut pengakuannya menjadi korban banjir, sehingga berkas-berkas kependudukannya hilang.
"Karena ketiadaan berkas administrasi kependudukan, sehingga Indomora tidak dapat melanjutkan pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit," kata Aprizal.
Berita Terkait
-
Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Proyek Rp1,4 Triliun untuk Pangan dan Air Baku
-
7 Tips Memilih Sepeda Gunung Sesuai Medan di Indonesia agar Tidak Salah Beli
-
Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?
-
Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Puluhan Pengunjung Terjebak di Bianglala Deli Serdang, Diduga Alami Kerusakan Mesin
-
Kamar Kos di Medan Disulap Jadi Gudang Vape Narkoba Jaringan Internasional
-
Ibu Kerja ke Malaysia, Remaja di Langkat Jadi Korban Rudapaksa Ayah Kandung
-
BPODT Perkuat Kapasitas Internal, Hadirkan Viera Lovienta-Medsos untuk Dorong Promosi Danau Toba
-
Helikopter Wakil Presiden Jatuh Saat Lepas Landas, Penumpang Selamat