- Bencana Sumut sebabkan ratusan korban luka dan puluhan hilang.
- Kota Sibolga catat korban luka terbanyak akibat bencana alam.
- Pusdalops Sumut pastikan data korban masih bersifat sementara.
SuaraSumut.id - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat dampak serius dari rangkaian kejadian alam yang melanda wilayah tersebut.
Hingga laporan terbaru, tercatat 126 orang mengalami luka-luka dan puluhan warga lainnya masih dinyatakan hilang akibat bencana tersebut.
Dalam laporan resmi Pusdalops PB Sumut, bencana alam Sumut berdampak signifikan di empat dari total 19 kabupaten dan kota yang terdampak.
Data sementara menyebutkan sebanyak 126 korban luka dan 46 orang yang sebelumnya dilaporkan hilang tersebar di sejumlah daerah, menunjukkan luasnya dampak bencana terhadap masyarakat.
Rincian korban luka akibat bencana alam Sumut menunjukkan Kota Sibolga menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 68 orang.
Disusul Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 46 orang luka-luka, Kabupaten Tapanuli Tengah tujuh orang, serta Kabupaten Tapanuli Utara tiga orang. Angka ini masih berpotensi berubah seiring proses pendataan dan penanganan di lapangan yang terus berlangsung.
Sementara itu, korban yang masih dinyatakan hilang tersebar di beberapa wilayah. Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat jumlah tertinggi dengan 35 orang hilang.
Selain itu, Kabupaten Tapanuli Selatan melaporkan empat orang hilang, Kabupaten Tapanuli Utara dua orang, serta satu orang di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa data yang diterima Pusdalops PB Sumut masih bersifat sementara dan dapat berubah sewaktu-waktu.
"Data merupakan update 9 Januari 2026 pukul 17.00 WIB," ujarnya, Jumat (9/1/2026).
Selain mencatat korban, Pusdalops PB juga mendata wilayah terdampak bencana alam Sumut yang mencapai 19 kabupaten dan kota.
Daerah tersebut meliputi Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, dan Kota Sibolga. Selanjutnya, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangberdagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, serta Kabupaten Pakpak Bharat.
Wilayah lain yang turut terdampak antara lain Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Asahan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Mandailing Natal, dan Kabupaten Batubara.
Pusdalops PB Sumut terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan BPBD kabupaten/kota guna memastikan penanganan korban berjalan optimal. Upaya pencarian korban hilang dan pendataan lanjutan masih dilakukan seiring kondisi lapangan pasca bencana alam Sumut yang belum sepenuhnya stabil. (Antara)
Berita Terkait
-
Bapenda Sumut Jemput Bola, Permudah Warga Bayar Pajak Lewat Operasi Sadar Pajak
-
Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen
-
Kabut Asap Ganggu Aktivitas Masyarakat Sumut, Gubsu Bobby Siapkan Modifikasi Cuaca
-
Ahli UGM Sebut Ada Indikasi Pembiaran Pemerintah dalam Penanganan Banjir Sumatra
-
Kabar Mahasiswa Malaysia Bawa 4 Kg Sabu di Tanjung Balai Terbantahkan, Fakta Aslinya Mengejutkan
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Penembakan di Deli Serdang Tewaskan 1 Anggota Ormas, 3 Terduga Pelaku Ditangkap
-
Jetour T2 i-DM Hadir di Medan, Harga Rp 700 Juta
-
Orangutan Sumatera Korban Perdagangan Ilegal di India Akhirnya Pulang ke Indonesia
-
Cara Bersihkan Noda Keringat dari Kasur, Ampuh dan Mudah!
-
Cacing Muncul di Kamar Mandi? Ini 3 Bahan Sederhana untuk Membasminya