- Telkomsel memperkuat operasional jaringan telekomunikasi di Sumatera dengan suplai bahan bakar untuk genset BTS.
- Dukungan energi ini bertujuan menjaga layanan komunikasi tetap berjalan optimal selama masa pemulihan pascabencana.
- Distribusi bahan bakar dilakukan bertahap ke BTS prioritas berdasarkan kondisi akses dan tingkat urgensi layanan.
SuaraSumut.id - Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumatera, Telkomsel memperkuat operasional jaringan telekomunikasi agar layanan tetap berjalan optimal meski pasokan listrik di beberapa lokasi belum sepenuhnya pulih.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Telkomsel menyiapkan siapkan bahan bakar dalam jumlah besar untuk mendukung operasional genset dan sistem catu daya sementara pada Base Transceiver Station (BTS) di wilayah terdampak.
Dukungan energi ini memungkinkan BTS tetap beroperasi, sehingga layanan komunikasi masyarakat dapat terus terjaga selama masa darurat dan transisi pemulihan.
Langkah ini menjadi krusial mengingat stabilitas jaringan sangat dibutuhkan masyarakat, tidak hanya untuk berkomunikasi dengan keluarga, tetapi juga untuk mendapatkan informasi penting, mendukung koordinasi di lapangan, serta menunjang berbagai aktivitas pemulihan pascabencana.
Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho Adi Wibowo, menyampaikan bahwa upaya tersebut merupakan wujud konsistensi Telkomsel dalam menjaga keandalan jaringan di situasi krisis.
“Kami memastikan BTS tetap beroperasi melalui dukungan energi yang berkelanjutan agar layanan komunikasi masyarakat tidak terputus,” katanya.
Distribusi bahan bakar dilakukan secara bertahap ke berbagai BTS prioritas di Area Sumatera dengan mempertimbangkan kondisi akses, kebutuhan riil di lapangan, serta tingkat urgensi layanan di masing-masing wilayah. Upaya ini melengkapi langkah-langkah pemulihan lainnya yang terus dilakukan, seperti pengoperasian perangkat Combat, penguatan kapasitas jaringan, serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
“Fokus kami adalah memastikan masyarakat di wilayah terdampak tetap terhubung dan dapat beraktivitas dengan dukungan jaringan yang andal. Kita akan terus mengerahkan seluruh sumber daya dan berkolaborasi dengan berbagai pihak hingga kondisi jaringan dan pasokan listrik kembali pulih secara optimal,” katanya.
Berita Terkait
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
KIA Rio vs Grand Avega Hatchback, Mending Mana? Segini Harga dan Pajaknya
-
Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra
-
DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Mendagri Minta Bantuan 15 Ribu TNI-Polri Bersihkan Lumpur Sumatra
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Panduan Membeli Mobil Hybrid Bekas: Hemat BBM Tanpa Salah Pilih
-
Jalur Aceh Timur-Gayo Lues via Lokop Segera Terhubung, Penanganan Darurat Masuki Tahap Akhir
-
Mobil Bekas Tabrak Murah tapi Berisiko? Ini Keuntungan dan Kerugian
-
Tips Merawat Mobil yang Jarang Dipakai Agar Tetap Prima dan Awet
-
Jangan Anggap Remeh! Ini Kelebihan Pelek Jari-jari Dibanding Pelek Alloy