Suhardiman
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52 WIB
Jaringan telkomsel. [Ist]
Baca 10 detik
  • Telkomsel memperkuat operasional jaringan telekomunikasi di Sumatera dengan suplai bahan bakar untuk genset BTS.
  • Dukungan energi ini bertujuan menjaga layanan komunikasi tetap berjalan optimal selama masa pemulihan pascabencana.
  • Distribusi bahan bakar dilakukan bertahap ke BTS prioritas berdasarkan kondisi akses dan tingkat urgensi layanan.

SuaraSumut.id - Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumatera, Telkomsel memperkuat operasional jaringan telekomunikasi agar layanan tetap berjalan optimal meski pasokan listrik di beberapa lokasi belum sepenuhnya pulih.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Telkomsel menyiapkan siapkan bahan bakar dalam jumlah besar untuk mendukung operasional genset dan sistem catu daya sementara pada Base Transceiver Station (BTS) di wilayah terdampak.

Dukungan energi ini memungkinkan BTS tetap beroperasi, sehingga layanan komunikasi masyarakat dapat terus terjaga selama masa darurat dan transisi pemulihan.

Langkah ini menjadi krusial mengingat stabilitas jaringan sangat dibutuhkan masyarakat, tidak hanya untuk berkomunikasi dengan keluarga, tetapi juga untuk mendapatkan informasi penting, mendukung koordinasi di lapangan, serta menunjang berbagai aktivitas pemulihan pascabencana.

Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho Adi Wibowo, menyampaikan bahwa upaya tersebut merupakan wujud konsistensi Telkomsel dalam menjaga keandalan jaringan di situasi krisis.

“Kami memastikan BTS tetap beroperasi melalui dukungan energi yang berkelanjutan agar layanan komunikasi masyarakat tidak terputus,” katanya.

Distribusi bahan bakar dilakukan secara bertahap ke berbagai BTS prioritas di Area Sumatera dengan mempertimbangkan kondisi akses, kebutuhan riil di lapangan, serta tingkat urgensi layanan di masing-masing wilayah. Upaya ini melengkapi langkah-langkah pemulihan lainnya yang terus dilakukan, seperti pengoperasian perangkat Combat, penguatan kapasitas jaringan, serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

“Fokus kami adalah memastikan masyarakat di wilayah terdampak tetap terhubung dan dapat beraktivitas dengan dukungan jaringan yang andal. Kita akan terus mengerahkan seluruh sumber daya dan berkolaborasi dengan berbagai pihak hingga kondisi jaringan dan pasokan listrik kembali pulih secara optimal,” katanya.

Load More