Suhardiman
Minggu, 11 Januari 2026 | 12:19 WIB
Merawat mobil jarang dipakai. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Aki perlu dipanaskan rutin 2-3 kali seminggu selama 10-15 menit agar daya listriknya tetap terisi kembali.
  • Tekanan ban perlu dinaikkan 3-5 PSI atau mobil digerakkan maju-mundur saat pemanasan untuk hindari 'Flat Spot'.
  • Isi penuh tangki bahan bakar guna mencegah oksidasi dan karat, serta ganti oli berdasarkan waktu (6 bulan).

SuaraSumut.id - Mobil yang lebih sering terparkir rapi di garasi kerap dianggap aman dari berbagai risiko kerusakan. Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Mobil yang jarang digunakan justru berpotensi mengalami kerusakan mekanis lebih cepat apabila tidak dirawat dengan benar.

Komponen seperti aki, ban, sistem rem, hingga bahan bakar dapat mengalami degradasi meskipun kendaraan tidak bergerak.

Agar kondisi mobil tetap optimal walau jarang dipakai, berikut panduan perawatan mobil jarang digunakan yang wajib diketahui pemilik kendaraan.

1. Perhatikan Kondisi Aki Mobil

Melansir dari situs deltalube, aki merupakan komponen yang paling cepat bermasalah saat mobil tidak digunakan. Meskipun mesin mati, sistem alarm dan komputer mobil tetap menyedot daya listrik walau dalam jumlah kecil.

Panaskan mesin secara rutin dengan menghdupkan mesin setidaknya 2-3 kali seminggu selama 10–15 menit. Langkah ini membantu alternator mengisi kembali daya aki.

Jika mobil akan ditinggal dalam waktu sangat lama misalnya lebih dari sebulan, pertimbangkan menggunakan charger otomatis (trickle charger) yang menjaga tegangan aki tetap stabil. Sebagai opsi terakhir, lepas kabel terminal negatif aki untuk mencegah pengosongan daya total.

2. Jaga Kondisi Ban

Ban yang menahan beban mobil di titik yang sama dalam waktu lama bisa mengalami “Flat Spot”, yaitu kondisi di mana permukaan ban menjadi rata dan tidak bulat sempurna. Ada beberapa cara yang bisa dilakuan, salah satunya majukan atau mundurkan mobil saat memanaskan mesin.

Gerakkan mobil maju-mundur sejauh beberapa meter agar titik tumpu beban pada ban berpindah. Naikkan tekanan angin sekitar 3–5 PSI di atas standar pabrikan untuk membantu ban mempertahankan bentuknya. Jika memungkinkan, gunakan jack stand untuk mengangkat mobil sehingga ban tidak menyentuh lantai sama sekali.

Perawatan Sistem Rem

Cakram rem yang terpapar kelembapan udara dapat berkarat dengan cepat. Jika rem tangan terus ditarik, kampas rem berisiko lengket pada piringan atau tromol. Jika parkir di permukaan rata, gunakan ganjal ban sebagai pengganti rem tangan untuk mencegah kampas rem macet. Saat mesin menyala, injak pedal rem beberapa kali untuk memastikan piston rem tetap bergerak lancar.

Manajemen Bahan Bakar dan Cairan

Bahan bakar yang mengendap terlalu lama di dalam tangki dapat mengalami oksidasi dan membentuk endapan lumpur yang menyumbat injektor. Selain itu, langkah bijak yang bisa ditempuh adalah mengisi tangki bahan bakar hingga penuh. Tangki yang penuh meminimalisir ruang kosong, sehingga mengurangi risiko kondensasi air di dalam tangki yang memicu karat.

Load More