- Aki perlu dipanaskan rutin 2-3 kali seminggu selama 10-15 menit agar daya listriknya tetap terisi kembali.
- Tekanan ban perlu dinaikkan 3-5 PSI atau mobil digerakkan maju-mundur saat pemanasan untuk hindari 'Flat Spot'.
- Isi penuh tangki bahan bakar guna mencegah oksidasi dan karat, serta ganti oli berdasarkan waktu (6 bulan).
SuaraSumut.id - Mobil yang lebih sering terparkir rapi di garasi kerap dianggap aman dari berbagai risiko kerusakan. Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Mobil yang jarang digunakan justru berpotensi mengalami kerusakan mekanis lebih cepat apabila tidak dirawat dengan benar.
Komponen seperti aki, ban, sistem rem, hingga bahan bakar dapat mengalami degradasi meskipun kendaraan tidak bergerak.
Agar kondisi mobil tetap optimal walau jarang dipakai, berikut panduan perawatan mobil jarang digunakan yang wajib diketahui pemilik kendaraan.
1. Perhatikan Kondisi Aki Mobil
Melansir dari situs deltalube, aki merupakan komponen yang paling cepat bermasalah saat mobil tidak digunakan. Meskipun mesin mati, sistem alarm dan komputer mobil tetap menyedot daya listrik walau dalam jumlah kecil.
Panaskan mesin secara rutin dengan menghdupkan mesin setidaknya 2-3 kali seminggu selama 10–15 menit. Langkah ini membantu alternator mengisi kembali daya aki.
Jika mobil akan ditinggal dalam waktu sangat lama misalnya lebih dari sebulan, pertimbangkan menggunakan charger otomatis (trickle charger) yang menjaga tegangan aki tetap stabil. Sebagai opsi terakhir, lepas kabel terminal negatif aki untuk mencegah pengosongan daya total.
2. Jaga Kondisi Ban
Ban yang menahan beban mobil di titik yang sama dalam waktu lama bisa mengalami “Flat Spot”, yaitu kondisi di mana permukaan ban menjadi rata dan tidak bulat sempurna. Ada beberapa cara yang bisa dilakuan, salah satunya majukan atau mundurkan mobil saat memanaskan mesin.
Gerakkan mobil maju-mundur sejauh beberapa meter agar titik tumpu beban pada ban berpindah. Naikkan tekanan angin sekitar 3–5 PSI di atas standar pabrikan untuk membantu ban mempertahankan bentuknya. Jika memungkinkan, gunakan jack stand untuk mengangkat mobil sehingga ban tidak menyentuh lantai sama sekali.
Perawatan Sistem Rem
Cakram rem yang terpapar kelembapan udara dapat berkarat dengan cepat. Jika rem tangan terus ditarik, kampas rem berisiko lengket pada piringan atau tromol. Jika parkir di permukaan rata, gunakan ganjal ban sebagai pengganti rem tangan untuk mencegah kampas rem macet. Saat mesin menyala, injak pedal rem beberapa kali untuk memastikan piston rem tetap bergerak lancar.
Manajemen Bahan Bakar dan Cairan
Bahan bakar yang mengendap terlalu lama di dalam tangki dapat mengalami oksidasi dan membentuk endapan lumpur yang menyumbat injektor. Selain itu, langkah bijak yang bisa ditempuh adalah mengisi tangki bahan bakar hingga penuh. Tangki yang penuh meminimalisir ruang kosong, sehingga mengurangi risiko kondensasi air di dalam tangki yang memicu karat.
Meski tidak dipakai, oli mesin tetap mengalami degradasi kimiawi seiring waktu. Pastikan untuk tetap mengganti oli berdasarkan waktu yakni setiap 6 bulan, meskipun kilometer penggantian belum tercapai.
Jaga Kebersihan Interior dan Eksterior
Mobil yang diam menjadi magnet bagi debu, jamur hingga hewan pengerat seperti tikus. Ada baiknya cuci dahulu sebelum disimpan. Kotoran burung atau getah pohon yang menempel lama dapat merusak lapisan cat secara permanen. Gunakan sarung mobil yang memiliki sirkulasi udara baik (breathable) untuk melindungi dari debu dan sinar matahari.
Tikus sangat suka menggigit kabel mobil. Gunakan wewangian pengusir tikus atau kapur barus di sekitar area mesin. Letakkan juga silica gel atau penyerap kelembapan di dalam kabin untuk mencegah tumbuhnya jamur pada jok dan plafon.
Merawat mobil yang jarang dipakai membutuhkan perhatian khusus. Dengan perawatan aki, ban, rem, bahan bakar, hingga kebersihan yang tepat, mobil tetap siap digunakan kapan saja tanpa risiko kerusakan dini. Ingat, mobil yang jarang jalan bukan berarti bebas perawatan.
Berita Terkait
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Skip Beli Avanza Bekas Jika Ada Gejala Satu Ini daripada Rungkad pas Lebaran
-
4 Mobil Hybrid Bekas Termurah Bisa Buat Mudik, Harga Brio Kalah Miring
-
Kronologi Pemobil Calya Hitam Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari, Ternyata Pelatnya Palsu
-
Bocoran Desain Toyota Fortuner Terbaru Terungkap, Opsi Hybrid dengan Layar Raksasa Segera Mengaspal
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Sumatera Utara Masih Peringkat 1 Narkoba di Indonesia, Kerugian Negara Rp1,5 Triliun per Bulan
-
Pemprov Sumut Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Mudik Gratis 2026, Pendaftaran Segera Dibuka!
-
Tarif Parkir di Medan, Dinaikkan Bobby Nasution, Diturunkan Rico Waas
-
5 Game Alternatif Pokemon Terbaik 2026 yang Wajib Dicoba
-
Telkomsel Siapkan 8 Posko Siaga RAFI 2026 di Sumatera, Trafik Data Diprediksi Naik 22,37 PB