- Tahun 2026 menuntut perubahan akibat transformasi digital dan kompleksitas tantangan global saat ini.
- Kebiasaan meminjam uang pada orang terdekat untuk gaya hidup mencapai angka 39 persen masyarakat.
- Sebanyak 56 persen masyarakat cenderung hanya membayar minimum tagihan kartu kredit, menciptakan jebakan finansial.
SuaraSumut.id - Memasuki tahun 2026, perubahan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Dunia bergerak cepat dengan transformasi digital, tantangan kesehatan mental, krisis lingkungan, serta tuntutan produktivitas yang semakin kompleks.
Banyak kebiasaan lama yang dulunya dianggap wajar, kini justru menjadi penghambat kualitas hidup. Berikut lima kebiasaan yang harus hilang di tahun 2026:
1. Terlalu sering "nombok" dengan pinjam uang ke orang terdekat
Sebanyak 39 persen masih sering meminjam uang ke teman atua keluarga yang digunakan untuk memenuhi gaya hidup. Hal ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari masyarakat yang masih mengadopsi gaya hidup seperti peribahasa "lebih besar pasak daripada tiang".
2. Gaji baru masuk, uangnya langsung pergi gitu aja
14 persen masyarakat memiliki pengeluaran yang lebih besar daripada pemasukan. Saat pengeluaran lebih besar daripada pendapatan, kondisi ini biasanya bukan hanya soal kurangnya penghasilan, tetapi disebabkan juga oleh gaya hidup yang tidak sesuai dengan kemampuan. Jika dibiarkan, bagaimana mau berinvestasi untuk masa depan, jika menabung saja sulit?
3. Merasa aman karena pakai mindset "yang penting bayar dulu"
Membayar tagihan kartu kredit dengan nominal paling minimum mungkin terasa melegakan, tapi hanya untuk jangka pendek. Karena, sebenarnya kebiasaan ini bisa menjadi jebakan finansial untuk ke depannya.
Data menunjukkan bahwa 56 persen hanya membayar tagihan minimum kartu kreditnya. Jika dibiarkan, kartu kredit yang semula jadi alat bantu justru berubah menjadi beban jangka panjang.
4. FOMO (Fear of Missing Out) yang berlebih
Tekanan sosial memang punya pengaruh yang besar terhadap keputusan finansial seseorang. Tapi, bukan berarti harus selalu ikuti apa yang dilakukan teman-teman kita.
Menurut data, 76 persen menghabiskan uang yang dimiliki unuk mengikuti gaya hidup teman. Mulai dari nongkrong bersama, liburan, hingga tren belanja membuat seseorang banyak mengorbankan keuangannya demi merasa “tidak ketinggalan”. Padahal, sifat ini membuat kamu bisa kehilangan kendali atas tujuan finansial jangka panjang.
5. Mau jalan pintas demi cuan instan
Dengan maraknya cerita di sosial media terkait bagaimana cara sukses instan, pastinya keinginan untuk mendapatkan uang dalam waktu singkat seringkali menggoda.
Apabila keinginan ini diwujudkan tanpa pemahaman risiko, seringkali berujung pada kerugian. Menurut data, 10 persendari masyarakat melakukan spekulasi berlebihan untuk keuntungan yang instan.
Berita Terkait
-
Resolusi 2026: 5 Langkah Praktis untuk Pertumbuhan Pribadi yang Bermakna
-
Resolusi Tahun Baru: Mulai Berdamai dengan Uang, Bukan Hanya Target Menabung!
-
Resolusi 2025: Kuliah di Luar Negeri dengan Beasiswa Ini!
-
47 Contoh Resolusi 2025 untuk Diri Sendiri, Inspirasi Tahun Depan Lebih Baik
-
Jelang 2025, Bolehkah Umat Islam Menyusun Resolusi Tahun Baru? Begini Penjelasan Quraish Shihab
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
BRI Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda Lewat Lampung Financial Festival 2026
-
41 Penerbangan di Kualanamu Dibatalkan Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
TNI AL Gagalkan Dugaan Pencurian Avtur Bandara Kualanamu di Deli Serdang
-
26 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu