- Banjir akhir November 2025 merusak banyak rumah di Gampong Geunteng, Pidie Jaya, sehingga 100 keluarga diusulkan mendapat Huntara.
- Sebanyak 697 jiwa dari 220 keluarga terdampak, dengan 553 jiwa masih mengungsi di empat titik desa.
- Kebutuhan pokok bagi pengungsi di empat titik Gampong Geunteng diperkirakan hanya tersisa untuk satu pekan ke depan.
SuaraSumut.id - Bencana banjir pada akhir November 2025 lalu meninggalkan duka mendalam bagi warga Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya. Banyak rumah warga yang mengalami kerusakan.
Sebanyak 100 keluarga korban banjir pun diusulkan untuk mendapatkan Hunian Sementara (Huntara). Langkah ini diambil mengingat kondisi rumah warga yang rusak berat maupun masih tertimbun lumpur, sehingga belum dapat ditempati.
"Ada sebanyak 100 keluarga kami usulkan masuk huntara. Mereka yang diusulkan benar-benar membutuhkan tempat hunian pascabencana," kata Keuchik (kepala desa) Gampong Geunteng Usman, melansir Antara, Selasa, 13 Januari 2026.
Ia mengatakan warga yang terdampak banjir ada sebanyak 697 jiwa dari 220 keluarga. Sedangkan warga yang mengungsi akibat banjir ada 553 jiwa dari 190 keluarga. Warga mengungsi di empat titik, di antaranya di meunasah setempat, kantor desa, dan tempat lainnya di sekitar desa.
"Sebagian warga yang sebelumnya sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun, warga yang rumahnya masih tertimbun lumpur tetap bertahan di pengungsian," ujarnya.
Selain huntara, banyak juga warga yang memilih mengungsi di rumah saudara atau kerabat. Bagi warga yang mengungsi di rumah saudara atau kerabat mendapatkan dana tunggu hunian.
"Warga yang memilih mengungsi di rumah saudara atau kerabat sedang kami data. Kami menanyakan satu per satu tinggal di huntara atau menumpang di rumah saudara atau kerabat," ucap Usman.
Terkait kondisi pengungsian, Usman menyebutkan sembako atau kebutuhan pokok para pengungsi di Gampong Geunteng semakin menipis. Persediaan kebutuhan pokok tersebut diperkirakan hingga sepekan ke depan.
"Kami berharap ada bantuan sembako kepada pengungsi di empat titik Gampong Geunteng. Persediaan sembako semakin menipis dan hanya bertahan hingga sepekan ke depan," kata Usman.
Gampong Geunteng termasuk wilayah parah terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya. Sebanyak 65 rumah rusak berat dengan kondisi tertimbun lumpur.
Sedangkan rumah rusak sedang sebanyak 46 unit dan rusak ringan sebanyak 47 unit. Kerusakan rumah warga tersebut semuanya tertimbun lumpur. Fasilitas umum yang rusak ada dua, yakni polindes dan lapangan voli desa.
Pembangunan 35 Kampung Nelayan Ditargetkan Rampung Akhir Januari 2026
Berita Terkait
-
Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super
-
Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China
-
Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan
-
Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh
-
Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama