- Gempa berkekuatan magnitudo 2,5 mengguncang Bener Meriah, Aceh, pada Kamis, 15 Januari 2026, pukul 09.18 WIB.
- Penyebabnya adalah aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Peusangan dengan kedalaman dangkal tiga kilometer.
- Gempa dirasakan masyarakat dengan intensitas II-III MMI, namun tidak ada laporan kerusakan bangunan hingga saat ini.
SuaraSumut.id - Gempa bumi mengguncang Bener Meriah, Aceh, Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 9.18 WIB. Menurut Badan Meteorologi Krimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi karena adanya aktivitas sesar besar Sumatera pada segmen Keusangan.
Kepala BBMKG Wilayah I Hendra Nugroho mengatakan, berdasarkan analisis menunjukkan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 2,5.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,77 derajat Lintang Utara (LU) dan 96,87 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak lima kilometer utara Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada kedalaman tiga kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Besar Sumatra pada segmen Peusangan," kata Hendra, melansir Antara.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Bener Meriah dengan skala intensitas II-III MMI. Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut.
Hingga pukul 09:50 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempa bumi susulan. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.
Berita Terkait
-
Aceh Dorong Ekosistem Kreatif Lewat Pengaktifan Kembali Lewat AMANAH, Apa Itu?
-
Generasi Muda Jadi Kunci, Aceh Dorong Peran Kreatif dalam Pembangunan
-
Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Tsunami Mengintai Usai Gempa 7,5 M! Warga Jepang Lari ke Dataran Tinggi
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Likuiditas Kuat, BRI Jaga Keseimbangan Dividen dan Ekspansi
-
Satu Lagi Kawanan Perampok Serang-Bacok Sopir Truk di Medan Ditangkap
-
Ratusan Ojol Kepung Kantor Debt Collector di Medan Gegara Motor Rekan Ditarik Paksa
-
Sinergi Imigrasi Belawan-Ombudsman, Wujud Kepastian Layanan dan Hukum
-
Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara: 4 Rumah Hanyut, 18 Rusak Berat