- Sebanyak 14 hektare lahan di tiga kecamatan Aceh Barat berhasil dipadamkan oleh tim gabungan sejak beberapa hari terakhir.
- Kebakaran yang berhasil ditangani meliputi wilayah di Kecamatan Johan Pahlawan, Meureubo, dan Woyla dengan total luas tertentu.
- Petugas masih memadamkan sisa 5 hektare lahan yang terbakar di Desa Suak Raya, Peulanteue, dan beberapa desa lainnya.
SuaraSumut.id - Sampai saat ini seluas 14 hektare lahan yang terbakar di tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Barat telah berhasil dipadamkan. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang bekerja secara intensif di sejumlah titik kebakaran sejak beberapa hari terakhir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan bahwa dari total 19 hektare lahan yang terdampak kebakaran, sebagian besar sudah berhasil ditangani.
“Dari total 19 hektare lahan yang terbakar, saat ini 14 hektare sudah berhasil kita lakukan penanganan pemadaman,” katanya, melansir Antara, Senin, 26 Januari 2026.
Kebakaran lahan yang telah berhasil dipadamkan tersebar di beberapa wilayah. Di Kecamatan Johan Pahlawan, pemadaman dilakukan di tiga desa, yakni Desa Suak Raya seluas 5 hektare, Desa Lapang 4 hektare, dan Desa Suak Nie 3 hektare.
Selain itu, tim gabungan juga berhasil memadamkan kebakaran di Desa Alue Peunyareng, Kecamatan Meureubo, dengan luas lahan terdampak mencapai 0,5 hektare. Sementara di Kecamatan Woyla, kebakaran di Desa Aron Baroh dan Desa Blang Luah, masing-masing seluas 0,5 hektare juga telah berhasil dikendalikan.
Titik Api Masih Dalam Proses Pemadaman
BPBD Aceh Barat bersama tim gabungan saat ini masih fokus melakukan pemadaman di sejumlah lokasi, antara lain Desa Suak Raya seluas 2,5 hektare, Desa Ujong Beurasok Lapang seluas 0,5 hektare, Desa Peulanteue Kecamatan Bubon seluas 1 hektare, serta Desa Blang Luah Kecamatan Woyla Barat seluas 0,5 hektare.
Tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman, sehingga diharapkan luas kebakaran lahan dapat sepenuhnya dilakukan pemadaman dan tidak menjelar ke pemukiman warga.
Berita Terkait
-
Ancaman El Nino Sangat Kuat, Pemerintah Diminta Siapkan Langkah Akurat Mitigasi
-
Aceh Pacu Pemulihan Lahan Pertanian, Serapan Anggaran Tembus Rp231 Miliar
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
BRIN Kembangkan Teknologi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Seberapa Efektif?
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi
-
Hujan di Simalungun Bikin Motor Terseret Arus, Ratusan Rumah Kebanjiran
-
Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki
-
BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD