- Medan, dengan komunitas Tionghoa signifikan, menawarkan lima destinasi utama untuk merayakan Imlek 2026 Tahun Kuda Api.
- Imlek adalah Tahun Baru berdasarkan kalender lunar, dirayakan antara 21 Januari hingga 20 Februari dengan tradisi khas.
- Destinasi ikonik meliputi Maha Vihara Maitreya, Tjong A Fie Mansion, dan kawasan Jalan Asia yang ramai.
SuaraSumut.id - Medan, dengan komunitas Tionghoa yang besar, menawarkan banyak destinasi ikonik untuk merayakan Imlek 2026 (Tahun Kuda Api) mulai 17 Januari hingga Maret, lengkap dengan dekorasi merah, barongsai, dan angpao.
Imlek adalah Tahun Baru Imlek atau Tahun Baru Cina, perayaan terpenting bagi etnis Tionghoa dan umat Khonghucu yang didasarkan pada kalender lunar atau penanggalan bulan.
Kata "Imlek" berasal dari dialek Hokkien, di mana "im" berarti bulan dan "lek" berarti penanggalan, merujuk pada kalender lunar yang berbeda dari kalender Gregorian.
Perayaan ini jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari, dimulai dari malam Chúx (malam pergantian tahun) hingga Cap Go Meh (hari ke-15).
Di Indonesia, perayaan ini kini diakui sebagai hari libur nasional sejak 2003, dengan tradisi yang beradaptasi seperti pawai barongsai meski sempat dibatasi pada era Orde Baru.
Imlek melambangkan pembuangan energi negatif, refleksi diri, dan harapan kemakmuran baru melalui sembahyang leluhur, angpao merah, makanan seperti lumpia dan kue keranjang, serta dekorasi merah-emas.
Saat ini di Medan (2026, Tahun Kuda Api), perayaan ramai di vihara seperti Maha Vihara Maitreya dan mansion Tjong A Fie.
Berikut 5 pilihan terbaik yang cocok untuk sembahyang, wisata budaya, atau pesta modern.
1. Maha Vihara Maitreya: Vihara terbesar di Asia Tenggara di Kompleks Cemara Asri, penuh lampion raksasa dan ritual Imlek yang megah.
2. Vihara Gunung Timur: Vihara tertua di Jl. Hang Tuah, ramai dengan sembahyang, ornamen emas-merah, dan pertunjukan barongsai.
3. Tjong A Fie Mansion: Rumah megah era 1895 di Jl. Ahmad Yani, dihias tema Imlek dengan tur sejarah Tionghoa Medan.
4. Mal Delipark: Di Jl. Putri Hijau, dekorasi shio dan lampion Spring Luminosity, plus acara bagi-bagi angpao.
5. Kawasan Jalan Asia: Kawasan Jalan Asia di Medan merupakan pusat Pecinan ikonik yang sangat ramai saat Imlek, penuh dengan pasar malam, atraksi barongsai, dan kuliner Tionghoa autentik seperti kue keranjang serta bakpao.
Berita Terkait
-
Viral Oki Rengga Ngamuk di Tribun Stadion Gegara Spanduk Karhutla, Ngaku Hampir Dibunuh Pemerintah
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan
-
Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan
-
Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship
-
Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan
-
Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok
-
Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur
-
Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak