- Batas akhir pembayaran THR Lebaran 2026 adalah Jumat, 13 Maret 2026, mengacu perkiraan Idul Fitri 20 Maret 2026.
- Pembayaran THR diatur Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 dan wajib dibayar penuh, tidak boleh dicicil.
- Pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan, baik tetap maupun kontrak, berhak menerima THR sesuai aturan.
SuaraSumut.id - Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh para pekerja menjelang Lebaran. Bukan sekadar tambahan penghasilan, THR kerap menjadi penopang utama kebutuhan menjelang hari raya, mulai dari membeli pakaian baru, mempersiapkan hidangan khas Lebaran, hingga berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan kerabat.
Menjelang Idul Fitri 2026, pertanyaan yang paling sering muncul adalah kapan THR Lebaran 2026 cair? Pertanyaan ini wajar, mengingat THR merupakan hak karyawan yang dilindungi oleh regulasi ketenagakerjaan di Indonesia.
Dasar Hukum Pembayaran THR Karyawan
Pembayaran THR bukan kebijakan sukarela perusahaan. Hak ini diatur secara tegas dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 dan diperkuat oleh PP No. 36 Tahun 2021
Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa THR Keagamaan adalah pendapatan non-upah yang wajib diberikan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh menjelang hari raya keagamaan masing-masing. Artinya, THR berdiri terpisah dari gaji bulanan dan tidak boleh digabung atau dicicil.
Perkiraan Jadwal Pencairan THR Lebaran 2026
Mengacu pada ketentuan pemerintah, THR wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan acuan SKB Tiga Menteri, Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Dengan demikian, batas akhir pencairan THR Lebaran 2026 adalah Jumat, 13 Maret 2026.
Meski demikian, banyak perusahaan yang memilih membayarkan THR lebih awal, bahkan dua hingga tiga minggu sebelum Lebaran. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan juga secara rutin mengimbau pengusaha agar tidak menunda pembayaran THR.
Perusahaan yang terlambat membayar THR dapat dikenai sanksi administratif, mulai dari teguran tertulis, denda, hingga pembatasan kegiatan usaha. Perlu ditegaskan, THR wajib dibayar sekaligus, bukan dicicil.
Siapa Saja yang Berhak Menerima THR?
Tidak sedikit pekerja yang masih ragu apakah dirinya berhak menerima THR. Berdasarkan aturan yang berlaku, pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan sudah berhak mendapatkan THR, dengan kategori sebagai berikut:
- Karyawan dengan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) atau karyawan tetap
- Karyawan dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau karyawan kontrak
- Pekerja harian lepas yang memenuhi syarat sesuai perundangan
Dengan demikian, status kontrak bukan alasan bagi perusahaan untuk tidak membayar THR.
Cara Menghitung Nominal THR Karyawan
Besaran THR ditentukan berdasarkan masa kerja:
1. Masa kerja 12 bulan atau lebih
Berita Terkait
-
Said Iqbal Akhirnya Temui Purbaya, Minta Pajak JHT hingga THR Dihapus
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak
-
LAPK: Keluhan Pasien Viral Jadi Alarm Transparansi Layanan Rumah Sakit
-
Imigrasi Sumut Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama BP3MI
-
Pria di Medan Ditangkap gegara Jual Video Porno Sesama Jenis Lewat Aplikasi