Suhardiman
Selasa, 03 Februari 2026 | 13:13 WIB
Ilustrasi bencana alam. (Gemini AI/Nano Banana)
Baca 10 detik
  • Bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara akhir November 2025 mengakibatkan 40 orang dilaporkan hilang.
  • Data per 2 Februari 2026 menunjukkan korban hilang tersebar di empat kabupaten, terbanyak di Tapanuli Tengah.
  • Sebanyak 20 kabupaten dan kota di Sumatera Utara telah terdampak oleh bencana alam tersebut.

SuaraSumut.id - Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) pada akhir November 2025 lalu masih menyisakan duka mendalam. Hingga saat ini tercatat 40 orang masih dinyatakan hilang dan lima orang mengalami luka-luka.

Berdasarkan data Pusdalops PB Sumut, korban hilang tersebar di empat dari 20 kabupaten/kota, dengan rincian sebagai berikut:

Kabupaten Tapanuli Tengah: 33 orang hilang

Kabupaten Tapanuli Selatan: 4 orang hilang

Kabupaten Tapanuli Utara: 2 orang hilang

Kabupaten Humbang Hasundutan: 1 orang hilang

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima.

"Data merupakan 'update' 2 Februari 2026 pukul 17.00 WIB," katanya melansir Antara, Selasa, 3 Februari 2026.

Data Pusdalops menyebut 20 kabupaten/kota yang terlanda bencana alam, yakni Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan dan Kota Sibolga.

Selain itu, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangberdagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Pakpak Bharat.

Kemudian, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Asahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Mandailing Natal, serta Kabupaten Batubara.

Load More