- Orok bayi ditemukan mengapung di pinggiran Sungai Deli Serdang pada Senin, 2 Februari 2026.
- Warga Desa Tembung awalnya mengira jasad bayi yang ditemukan tergenang air itu adalah boneka.
- Jasad bayi dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Medan Tembung.
SuaraSumut.id - Warga Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dibuat gempar oleh penemuan sesosok orok bayi di pinggiran sungai. Awalnya, keberadaan bayi malang tersebut disangka hanya boneka yang tersangkut di antara tumpukan sampah.
Informasi penemuan itu diterima aparat kepolisian pada Senin, 2 Februari 2026. Menindaklanjuti laporan warga, petugas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan bahwa benda yang mengapung di antara sampah di tepi sungai tersebut benar merupakan jasad bayi.
Kondisinya ditemukan dalam keadaan tergenang air. Keterangan saksi menyebutkan, penemuan bermula ketika seorang warga hendak mengambil air di pinggiran sungai.
Saat itu, ia melihat sebuah benda mencurigakan yang awalnya dikira boneka. Namun setelah didekati, warga tersebut terkejut karena benda itu ternyata adalah mayat bayi.
Warga kemudian memberitahukan temuan itu kepada masyarakat sekitar, sebelum akhirnya dilaporkan ke Polsek Medan Tembung.
Selanjutnya, jasad orok bayi tersebut dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakitnya Bhayangkara Medan guna keperluan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Rabu, 4Februari 2026 membenarkan adanya penemuan bayi tersebut di sungai tersebut.
"Tim sudah ke TKP dan saat ini kami masih melakukan penyelidikan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Kesan Buya Hamka Berkunjung di Irak lewat Buku Di Tepi Sungai Dajlah
-
Studi Ungkap Sungai Dunia Lepaskan Emisi Tambahan 1,5 Miliar Karbon Dioksida: Apa Dampaknya?
-
Kenapa Sungai Jakarta Tercemar Logam Berat? Bikin Ikan Sapu-Sapu Tidak Bisa Dijadikan Pakan Ternak
-
Petaka Berenang di Ciliwung: Bocah 11 Tahun Hilang Terseret Arus, Tim SAR Sisir Sungai Hingga 4 Km
-
6,9 Ton Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Jakarta: Mengapa Spesies Ini Jadi Ancaman Serius?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Promo Indomaret Hari Ini 6 Mei 2026, Hemat 33 Persen Susu Anak
-
Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
-
Kebakaran Hebat di Lhokseumawe: 77 Rumah Ludes Terbakar, Ratusan Warga Mengungsi
-
Oknum Jaksa Diperiksa Kasus Dugaan Perselingkuhan dengan CPNS
-
Nilai Tukar Petani di Sumut Naik 3,37 Persen pada April 2026