- Layanan gadai Pegadaian telah eksis lebih dari 124 tahun sebagai solusi likuiditas instan bagi rumah tangga dan UMKM.
- Pegadaian memfasilitasi pencairan dana cepat melalui aset seperti emas, mendukung pelaku usaha tanpa kehilangan investasi.
- Inovasi digital melalui aplikasi Tring! mempermudah akses layanan gadai dan tabungan emas bagi masyarakat luas.
Memasuki era digital, Pegadaian tidak tinggal diam. Melalui aplikasi Tring!, proses gadai yang dulunya identik dengan antrean di kantor cabang, kini bisa diakses dalam genggaman. Inovasi seperti Gadai Tabungan Emas memungkinkan nasabah menggadaikan saldo emas digital mereka secara instan tanpa perlu keluar rumah.
“Saat ini semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa emas adalah instrumen investasi yang aman, safe haven dan likuid, terlihat dari animo masyarakat dalam membeli emas, tidak hanya emas fisik, tapi juga dalam bentuk saldo Tabungan Emas. Di Pegadaian sendiri masyarakat dapat menabung, menggadai dan mendepositokan saldo emasnya dengan mudah, lebih hemat waktu, dimana saja dan kapan saja melalui aplikasi Tring!. Kini masyarakat dari segala kalangan dan usia menjadi semakin mudah bertransaksi dan berinvestasi di Pegadaian,” jelas Pak Yohanis.
Digitalisasi ini memperluas inklusi keuangan bagi generasi muda dan masyarakat, dengan memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan akses pendanaan yang adil dan transparan.
Gadai juga menjadi sarana literasi keuangan yang efektif. Nasabah belajar tentang penilaian aset hingga manajemen risiko. Dengan transparansi biaya sewa modal dan jangka waktu yang jelas, nasabah turut bertanggung jawab dalam mengelola pinjamannya.
Melalui berbagai produk dan layanan, Pegadaian terus berkomitmen menjadi sahabat setia masyarakat dan menjadi jembatan menuju Indonesia yang lebih sejahtera, dengan semangat mengEMASkan Indonesia.
Berita Terkait
-
Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Tembus Rp2,69 Juta/Gram
-
Ancaman Perang Dongkrak Harga Emas, Logam Mulia Lokal Sudah Ada Tanda-tanda Naik
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
-
Harga Emas Antam Meledak Rp40 Ribu, Tembus Rp2,69 Juta per Gram
-
Pemeriksaan Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Pemerintah Resmikan SRAK Gajah Sumatera dan Kalimantan 20262036, Ini Rinciannya
-
Guru di Labura Jadi Terdakwa Usai Tegur Siswi, Begini Penjelasan Jaksa dan Polisi
-
Siswa SMA Negeri di Karo Diduga Keracunan Massal Usai Santap MBG
-
Baru Turun dari Kapal, PMI Ditangkap Bawa 8 Kg Sabu