- Operasi Keselamatan Toba 2026 digelar Polda Sumut selama 14 hari, melibatkan 2.023 personel mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
- Polisi mengincar sembilan jenis pelanggaran, termasuk knalpot tidak standar, penggunaan strobo ilegal, dan kendaraan tidak laik jalan.
- Tujuan operasi ini menekan angka kecelakaan dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri.
SuaraSumut.id - Operasi Keselamatan Toba 2026 resmi digelar Polda Sumut dan Polres jajaran. Operasi ini berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Sebanyak 2.023 personel dilibatkan dalam operasi ini, terdiri dari 100 personel Satgas Polda dan 1.923 personel Satgas Polres/Polresta/Polrestabes jajaran.
Bagi para pengendara, memahami jenis pelanggaran yang menjadi sasaran utama polisi sangat penting agar terhindar dari sanksi dan, yang terpenting, demi keselamatan bersama.
Melansir akun Instagram @satlantasrestabesmedan, berikut 9 sasaran dalam Operasi Keselamatan Toba 2026:
1. Kendaraan roda dua dan empat yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar pabrik atau blong.
2. Truk yang tidak sesuai standar pabrik ( Menambah panjang rangka dan mengubah spesifikasi)
3. Kendaraan pribadi yang menggunakan sirine, rotator, strobo bukan pada peruntukannya.
4. TNKB kendaraan yang tidak dengan aturan dan spesifikasi.
5. Kendaraan pribadi yang digunakan sebagai travel.
6. Kendaraan angkutan barang yang digunakan untuk mengangkut orang.
7. Kendaraan penumpang yang tidak laik jalan.
8. Pengendara dan penumpang yang tidak menggunakan helm serta berboncengan lebih dari satu orang.
9. Kendaraan pengunjung tempat wisata yang parkir di bahu jalan.
Tips Aman Selama Operasi Keselamatan
- Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan
- Lengkapi surat-surat kendaraan
- Patuhi rambu dan marka jalan
- Utamakan keselamatan, bukan kecepatan
Sebelumnya, Wakapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan menekankan bahwa keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) merupakan kebutuhan mendasar yang harus dirasakan seluruh masyarakat sebagai pengguna jalan.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Pemulihan Pascabanjir Aceh Jelang Idul Fitri Disorot Media Asing
-
Sumatera Utara Resmi Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-19 2026
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Kala Media Sosial sebagai Medan Perang Baru Propaganda Global
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
6 Cara Menyimpan Kue Basah Agar Tidak Cepat Basi dan Tetap Enak
-
ASN Pemkot Medan Wajib Masuk Kerja 25 Maret 2026, Absen Tanpa Alasan Siap-Siap Kena Sanksi!
-
Aksi Kelima Terhenti! Kurir 2 Kg Sabu Ditangkap di Bandara Silangit
-
Puncak Arus Balik Lebaran Bandara Kualanamu Diprediksi 29 Maret 2026
-
Jangan Dibuang! Ini 14 Cara Cerdas Mengubah Kaleng Bekas Jadi Lebih Berguna