Suhardiman
Kamis, 05 Februari 2026 | 12:04 WIB
Operasi Keselamatan Toba 2026. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Operasi Keselamatan Toba 2026 digelar Polda Sumut selama 14 hari, melibatkan 2.023 personel mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
  • Polisi mengincar sembilan jenis pelanggaran, termasuk knalpot tidak standar, penggunaan strobo ilegal, dan kendaraan tidak laik jalan.
  • Tujuan operasi ini menekan angka kecelakaan dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih perlu terus ditingkatkan, terlebih dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” katanya.

Ia menegaskan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan yang tegas namun humanis, menjunjung tinggi profesionalisme, serta menghindari segala bentuk pelanggaran kode etik dalam pelaksanaan tugas.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis. Junjung tinggi integritas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Toba 2026, Polda Sumatera Utara berharap dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta memberikan dampak positif bagi keselamatan dan kualitas hidup masyarakat di Sumatera Utara.

Load More