Suhardiman
Kamis, 05 Februari 2026 | 13:35 WIB
Ilustrasi perumahan masyarakat. (Dok: PUPR)
Baca 10 detik
  • Rumah bebas banjir ditandai elevasi bangunan lebih tinggi dari jalan dan memiliki drainase optimal agar air cepat surut.
  • Hindari lokasi properti di dataran rendah, rawa, atau bantaran sungai karena memiliki riwayat risiko banjir tinggi.
  • Verifikasi keamanan hunian melalui observasi saat hujan, informasi warga lokal, dan evaluasi infrastruktur kawasan.

Beberapa wilayah menyediakan surat keterangan bebas banjir sebagai bentuk verifikasi lokasi. Meski tidak selalu tersedia, dokumen ini menjadi bukti tambahan bahwa rumah tersebut telah melalui kajian lingkungan tertentu.

Strategi Memilih Rumah Bebas Banjir Secara Tepat

1. Lakukan Observasi Saat Hujan: Kunjungi lokasi saat hujan untuk melihat langsung pola aliran air dan potensi genangan.

2. Gali Informasi dari Warga Lokal: Pengalaman warga lama sering kali lebih akurat dibandingkan brosur promosi.

3. Evaluasi Infrastruktur Kawasan: Keberadaan kolam retensi, ruang terbuka hijau, dan saluran air yang tertata rapi menunjukkan perumahan yang siap menghadapi hujan ekstrem.

4. Periksa Legalitas Properti: Selain sertifikat dan izin bangunan, tanyakan juga riwayat dan dokumen pendukung terkait kondisi lingkungan.

5. Gunakan Jasa Profesional: Agen properti berpengalaman atau konsultan tata kota dapat membantu mengidentifikasi kawasan hunian yang relatif aman dari banjir.

Memilih rumah bebas banjir memerlukan pendekatan rasional dan berbasis data. Dengan mengenali ciri-ciri utama serta melakukan survei menyeluruh, Anda dapat menghindari risiko jangka panjang dan memastikan hunian yang aman, nyaman, serta bernilai investasi tinggi.

Load More