Suhardiman
Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:43 WIB
Ilustrasi Kurma. (Pixabay)
Baca 10 detik
  • Memilih takjil sehat penting agar tubuh bugar, menghindari makanan tinggi gula yang memicu lonjakan gula darah drastis.
  • Kurma, buah segar, bubur kacang hijau, serta kolak pisang modifikasi adalah opsi takjil kaya serat dan nutrisi.
  • Pola minum tepat 2-4-2 setelah berbuka membantu menjaga hidrasi dan mencegah gangguan pencernaan akibat makan terburu-buru.

SuaraSumut.id - Takjil sehat untuk buka puasa menjadi pilihan penting agar tubuh tetap bugar selama Ramadan 2026. Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan yang mampu mengembalikan energi tanpa memicu lonjakan gula darah secara drastis.

Sayangnya, banyak orang justru tergoda dengan makanan tinggi gula, garam, dan lemak yang memang terasa memuaskan, tetapi berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Mengapa Penting Memilih Takjil Sehat?

Berbuka dengan makanan tinggi gula sederhana dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat, lalu turun drastis dalam waktu singkat. Kondisi ini dapat membuat tubuh lemas, mengantuk, bahkan meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas jika terjadi secara berulang.

Karena itu, memilih takjil yang mengandung gula alami, serat, vitamin, dan mineral menjadi langkah bijak untuk menjaga metabolisme tetap stabil.

1. Kurma

Kurma merupakan pilihan klasik sekaligus terbaik untuk berbuka. Buah ini mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang cepat mengembalikan energi. Selain itu, kurma kaya akan serat, zat besi, kalium, antioksidan, vitamin dan mineral penting

Kandungan seratnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan saat makan utama.

Tips: Konsumsi 1-3 butir kurma dan segelas air putih sebelum menyantap makanan berat.

2. Buah Segar

Buah-buahan segar mengandung gula alami, serat, dan air yang membantu menghidrasi tubuh setelah puasa. Kamu bisa mengonsumsinya secara langsung atau diolah menjadi jus dan sop buah.

Namun, penting untuk menghindari tambahan gula berlebih, tidak menggunakan susu kental manis dan mengurangi sirup tinggi fruktosa.

Pilihan buah seperti semangka, melon, pepaya, dan apel sangat baik untuk membantu mengembalikan cairan tubuh.

3. Bubur Kacang Hijau

Bubur kacang hijau termasuk takjil sehat yang kaya manfaat. Kacang hijau mengandung protein nabati, serat, serta antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan kacang hijau berperan dalam membantu mengontrol kadar kolesterol jahat (LDL). Agar lebih sehat kurangi penggunaan gula, gunakan santan encer atau susu rendah lemak, hindari topping berlebihan

Dengan komposisi yang tepat, bubur kacang hijau bisa menjadi sumber energi yang stabil tanpa menyebabkan lonjakan gula darah ekstrem.

4. Kolak Pisang Tanpa Santan

Kolak sering dianggap sebagai menu wajib berbuka. Pisang dan ubi dalam kolak mengandung vitamin, mineral, serta karbohidrat kompleks yang baik untuk tubuh.

Untuk versi yang lebih sehat ganti santan dengan susu rendah lemak atau skim milk, gunakan gula merah secukupnya dan hindari tambahan gula pasir. Modifikasi sederhana ini membuat kolak tetap lezat tanpa membebani sistem pencernaan.

5. Ubi Rebus

Ubi rebus mengandung karbohidrat kompleks ini membantu menjaga energi lebih stabil setelah berbuka.

6. Air Kelapa Murni

Air kelapa mengandung elektrolit alami yang membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

Pola Minum dan Cara Berbuka yang Tepat

Setelah memilih takjil sehat untuk buka puasa, jangan lupa menjaga hidrasi. Terapkan pola minum 2-4-2:

2 gelas saat berbuka

4 gelas setelah makan malam

2 gelas sebelum sahur

Minum secara bertahap dan makanlah perlahan agar perut tidak kaget. Cara ini membantu mencegah lonjakan gula darah dan gangguan pencernaan.

Load More