- 86 KK di Tapanuli Utara menerima dana stimulan perbaikan rumah rusak ringan dan sedang akibat banjir/longsor akhir November 2025.
- Besaran bantuan bervariasi, yaitu Rp15 juta untuk rusak ringan dan Rp30 juta untuk rusak sedang pascabencana tersebut.
- Total penyaluran dana stimulan di Sumatera Utara mencapai Rp10,8 miliar, disalurkan melalui transfer bank ke rekening warga.
SuaraSumut.id - Sebanyak 86 Kepala Keluarga di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara menerima dana stimulan perbaikan rumah rusak pascabencana banjir dan longsor yang terjadi akhir November 2025. Mereka yang menerima bantuan adalah yang rumahnya mengalami kerusakan ringan dan sedang, Jumat, 13 Februari 2026.
Jumlah bantuan yang diberikan untuk rumah kategori rusak ringan sebesar Rp15 juta dan untuk rumah rusak sedang sebesar Rp30 juta.
Sebanyak 86 KK penerima bantuan stimulan berasal dari berbagai wilayah, di antaranya Kecamatan Tarutung, Sipoholon, Sipahutar, Simangumban, Purba Tua, Parmonangan, Pahae Jae, dan Adiankoting.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno berharap dengan adanya bantuan dana stimulan ini, masyarakat terdampak yang mengalami kerusakan rumah baik ringan maupun sedang dapat segera memperbaiki rumahnya.
“Harapannya bapak ibu sekalian dengan adanya bantuan ini bapak ibu bisa segera memperbaiki rumah yang rusak ringan dan rusak sedang secara mandiri dan didukung oleh bantuan-bantuan yang lain sehingga bisa segera kembali ke rumah dan kembali hidup normal,” katanya.
Pratikno mengatakan, adapun total penyaluran bantuan dana stimulan perbaikan rumah rusak ringan dan sedang di Sumatera Utara Rp10,8 miliar. Penyaluran bantuan tersebut menggunakan mekanisme transfer bank ke rekening warga penerima manfaat.
Selain di Tapanuli Utara yang berjumlah RP 1,95 miliar, penyaluran juga dilakukan di Deli Sedang sebanyak 68 KK dengan rincian 63 rusak ringan dan 5 rusak sedang dengan total dana tersalur Rp1,1 miliar.
Selain itu, di Tapanuli Selatan sebanyak 249 KK menerima bantuan dengan rincian 133 rusak ringan dan 116 rusak sedang dengan total dana yang disalurkan senilai Rp5,4 miliar. Sedangkan di Humbang Hasundutan berjumlah 134 KK yang terdiri dari 112 KK rusak ringan dan 22 KK rusak sedang dengan nilai total Rp2,3 miliar.
Berita Terkait
-
Tips Aman Menghindari Penipuan Berkedok Bantuan Sosial Online
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga
-
Skema Bantuan Perumahan Diminta Tak Disamakan dengan Tender Pemerintah
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor oleh Wayan
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi