- Bank Indonesia Sumatera Utara menutup sementara layanan penukaran uang rusak dan khusus mulai 13 Februari hingga 25 Maret 2026.
- Penutupan layanan ini bertujuan untuk peningkatan layanan menjelang periode Bulan Ramadhan dan Idul Fitri bagi masyarakat.
- Masyarakat dapat kembali mengakses layanan penukaran uang tersebut secara langsung di kantor BI Sumut mulai tanggal 26 Maret 2026.
SuaraSumut.id - Bank Indonesia Sumatera Utara mengumumkan penutupan sementara sejumlah layanan penukaran uang. Kebijakan ini berlaku mulai 13 Februari hingga 25 Maret 2026.
Pengumuman ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram @bank_indonesia_sumut, dilihat pada Minggu, 15 Februari 2026.
Adapun layanan penukaran uang yang ditutup sementara, yaitu penukaran uang rusak, penukaran uang rupiah cacat, penukaran uang yang sudah tidak berlaku, dan penukaran uang khusus.
“Sobat Rupiah, guna peningkatan layanan Bank Indonesia Sumatera Utara pada periode Bulan Ramadhan & Idul Fitri. Bank Indonesia melakukan penutupan layanan penukaran uang rusak, uang rupiah cacat, uang yang sudah tidak berlaku, dan uang khusus, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara pada 13 Februari 2026 s.d. 25 Maret 2026,” tulis dalam unggahan.
Selama periode tersebut, masyarakat tidak dapat melakukan penukaran langsung di kantor Bank Indonesia Sumatera Utara. Layanan dibuka kembali pada 26 Maret 2026.
“Layanan dapat diakses kembali pada 26 Maret 2026,” tulisnya.
Secara historis, permintaan uang tunai meningkat signifikan menjelang Ramadan dan Lebaran. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor:
- Tradisi pemberian THR (Tunjangan Hari Raya)
- Kegiatan sosial dan keagamaan
- Peningkatan konsumsi rumah tangga
- Kebutuhan uang pecahan kecil untuk berbagi
Karena itu, penyesuaian layanan merupakan bagian dari manajemen likuiditas dan distribusi uang yang lebih luas.
Berita Terkait
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Tembus Rp17.600, BI Dikabarkan Mulai Kehabisan Amunisi Kuatkan Rupiah
-
Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon
-
Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik
-
Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor oleh Wayan
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi