- Penyanyi cilik Gandhi Sehat dari Yogyakarta menarik lagu "Cita-citaku (Gak Jadi Polisi)" dari peredaran publik.
- Penarikan lagu diumumkan manajemen pada Jumat, 13 Februari 2026, karena adanya berbagai penafsiran di masyarakat.
- Manajemen menghapus konten resmi dan menyatakan tidak bertanggung jawab atas penyebaran ulang di luar kanal mereka.
SuaraSumut.id - Penyanyi cilik asal Sleman, Yogyakarta, Gandhi Sehat, menjadi perbincangan publik. Lagu berjudul “Cita-citaku (Gak Jadi Polisi)” yang sempat beredar ditarik dari peredaran.
Langkah penarikan ini diumumkan melalui akun Instagram resmi manajemen pada Jumat, 13 Februari 2026.
Dalam pernyataan tersebut, pihak manajemen menyatakan bahwa karya tersebut sejak awal dimaksudkan sebagai ekspresi seni yang lahir dari sudut pandang polos seorang anak berusia 6 tahun.
"Album ini sejak awal dibuat sebagai karya seni, berdasarkan cerita dari sudut pandang polos seorang anak usia 6 tahun. Namun, setelah melihat dinamika serta berbagai penafsiran yang berkembang di ruang publik, kami memutuskan untuk menghentikan peredarannya," tulis dalam unggahan.
Pihak manajemen telah menghapus seluruh konten dan lagu terkait dari akun serta kanal resmi mereka. Pihaknya tidak akan bertanggung jawab atas perederan di luar kanal resmi.
"Perlu kami sampaikan bahwa segala bentuk penyebaran ulang konten atau lagu yang masih beredar di luar kanal resi kami bukan lagi menjadi tangung jawab kami," tulisnya.
"Keputusan ini diambil tanpa paksaan dari pihak mana pun, sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai kreator, serta untuk menghindari kesalahpahaman yang tidak kami kehendaki," tulisnya.
Lirik Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)"
Berikut lirik utama lagu tersebut yang sempat beredar luas:
Nenek tanya cita-citaku (yang penting ga jadi polisi)
Kakek tanya cita-citaku (yang penting ga jadi polisi)
Bu guru tanya cita-citaku (yang penting ga jadi polisi)
Mereka tanya cita-citaku (yang penting ga jadi polisi)
Memalukan (katanya)
Memalukan (katanya)
Berita Terkait
-
Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda
-
Fakta Baru Kematian Eks Istri Polisi di Medan: Keluarga Temukan Luka, DPR Siap Kawal
-
Review Drama Stranger, Ketika Jaksa dan Polisi Melawan Korupsi Elite Politik
-
TNI Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan Polisi di Palmerah
-
Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Pria di Medan Ngaku Polisi, Rudapaksa dan Rampas HP Remaja Wanita
-
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, Belasan Rumah Warga Rusak
-
BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT
-
Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas