- Seorang remaja 16 tahun berinisial GS meninggal tersengat listrik saat hendak mencabut steker kulkas di rumahnya.
- Insiden tragis terjadi di Dusun Bidangan, Desa Serambai Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, pada Kamis, 26 Februari 2026.
- Penyebab awal diduga karena tangan korban basah saat menyentuh terminal listrik yang ditemukan dalam kondisi rusak.
SuaraSumut.id - Peristiwa tragis kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya sengatan listrik di rumah tangga. Seorang remaja putri berinisial GS (16), warga Dusun Bidangan, Desa Serambai Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik saat hendak menggunakan mesin cuci.
Kapolsek Mukok, AKP Ambril, menjelaskan, insiden bermula ketika korban mencuci pakaian sekolahnya secara manual seperti rutinitas sehari-hari. Setelah selesai mencuci, korban berniat mengeringkan pakaian menggunakan mesin cuci.
Berdasarkan keterangan ibu korban, YI, saat itu GS mengambil kabel terminal listrik yang berada di dekat lemari pendingin. Saat hendak mencabut steker kulkas dari terminal tersebut, korban diduga langsung tersengat arus listrik.
“Saat kejadian korban sedang mencuci pakaian sekolah. Itu memang rutinitasnya setiap hari. Posisi ibu korban berada di ruang depan rumah sambil mengasuh bayi bersama seorang kerabat,” katanya melansir suarakalbar, Kamis, 26 Februari 2026.
Tak lama kemudian, kerabat korban berinisial EW yang melintas ke ruang tengah mendapati GS telah tergeletak di lantai. Ia segera memanggil ibu korban.
Dalam kondisi panik, sang ibu sempat menyentuh tubuh anaknya dan merasakan aliran listrik. Ia kemudian segera mencabut steker dari terminal listrik yang terpasang di tiang dapur rumah tersebut.
“Ibu korban juga melihat tangan anaknya masih memegang terminal listrik dalam kondisi basah dan terdapat busa sabun. Dugaan sementara, tangan yang basah menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko sengatan listrik,” ujarnya.
Setelah aliran listrik diputus, keluarga segera meminta pertolongan warga sekitar dan menghubungi tenaga medis. Dokter Zeni Anzona yang datang melakukan pemeriksaan menyatakan korban telah meninggal dunia di lokasi.
Petugas kepolisian yang menerima laporan melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan terminal listrik yang digunakan korban dalam kondisi rusak dan terdapat lubang pada bagian sampingnya.
Kapolsek Mukok menegaskan, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Peristiwa tersebut murni kecelakaan akibat sengatan arus listrik di lingkungan rumah tangga.
Tips Mencegah Kecelakaan Sengatan Listrik di Rumah
Agar tragedi serupa tidak terulang, berikut langkah pencegahan yang wajib diperhatikan:
- Pastikan semua kabel dan terminal berlabel SNI
- Jangan menyentuh colokan listrik dengan tangan basah
- Hindari penggunaan terminal bertumpuk untuk perangkat berdaya besar
- Pasang ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) di instalasi rumah
- Rutin periksa kondisi kabel, stop kontak, dan terminal
- Jauhkan perangkat listrik dari area basah
Edukasi keselamatan listrik harus menjadi prioritas, terutama bagi keluarga dengan anak-anak dan remaja.
Berita Terkait
-
Sirene di Tepi Kali: Ketika Warga Pondok Labu Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir Sendiri
-
DUAAARR! Pembangkit Nuklir Iran Darkhovin Dihantam Rudal Amerika Serikat
-
5 Rekomendasi Kulkas Inverter 2 Pintu Termurah yang Hemat Listrik, Senyap, dan Awet
-
BYD Ancam 'Kudeta' Toyota, Mobil Jepang Kompak Bersatu?
-
GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400