Suhardiman
Kamis, 26 Februari 2026 | 15:07 WIB
Ilustrasi Mayat. (unsplash/john hendrick)
Baca 10 detik
  • Seorang remaja 16 tahun berinisial GS meninggal tersengat listrik saat hendak mencabut steker kulkas di rumahnya.
  • Insiden tragis terjadi di Dusun Bidangan, Desa Serambai Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, pada Kamis, 26 Februari 2026.
  • Penyebab awal diduga karena tangan korban basah saat menyentuh terminal listrik yang ditemukan dalam kondisi rusak.

SuaraSumut.id - Peristiwa tragis kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya sengatan listrik di rumah tangga. Seorang remaja putri berinisial GS (16), warga Dusun Bidangan, Desa Serambai Jaya, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik saat hendak menggunakan mesin cuci.

Kapolsek Mukok, AKP Ambril, menjelaskan, insiden bermula ketika korban mencuci pakaian sekolahnya secara manual seperti rutinitas sehari-hari. Setelah selesai mencuci, korban berniat mengeringkan pakaian menggunakan mesin cuci.

Berdasarkan keterangan ibu korban, YI, saat itu GS mengambil kabel terminal listrik yang berada di dekat lemari pendingin. Saat hendak mencabut steker kulkas dari terminal tersebut, korban diduga langsung tersengat arus listrik.

“Saat kejadian korban sedang mencuci pakaian sekolah. Itu memang rutinitasnya setiap hari. Posisi ibu korban berada di ruang depan rumah sambil mengasuh bayi bersama seorang kerabat,” katanya melansir suarakalbar, Kamis, 26 Februari 2026.

Tak lama kemudian, kerabat korban berinisial EW yang melintas ke ruang tengah mendapati GS telah tergeletak di lantai. Ia segera memanggil ibu korban.

Dalam kondisi panik, sang ibu sempat menyentuh tubuh anaknya dan merasakan aliran listrik. Ia kemudian segera mencabut steker dari terminal listrik yang terpasang di tiang dapur rumah tersebut.

“Ibu korban juga melihat tangan anaknya masih memegang terminal listrik dalam kondisi basah dan terdapat busa sabun. Dugaan sementara, tangan yang basah menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko sengatan listrik,” ujarnya.

Setelah aliran listrik diputus, keluarga segera meminta pertolongan warga sekitar dan menghubungi tenaga medis. Dokter Zeni Anzona yang datang melakukan pemeriksaan menyatakan korban telah meninggal dunia di lokasi.

Petugas kepolisian yang menerima laporan melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan terminal listrik yang digunakan korban dalam kondisi rusak dan terdapat lubang pada bagian sampingnya.

Kapolsek Mukok menegaskan, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Peristiwa tersebut murni kecelakaan akibat sengatan arus listrik di lingkungan rumah tangga.

Tips Mencegah Kecelakaan Sengatan Listrik di Rumah

Agar tragedi serupa tidak terulang, berikut langkah pencegahan yang wajib diperhatikan:

  • Pastikan semua kabel dan terminal berlabel SNI
  • Jangan menyentuh colokan listrik dengan tangan basah
  • Hindari penggunaan terminal bertumpuk untuk perangkat berdaya besar
  • Pasang ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker) di instalasi rumah
  • Rutin periksa kondisi kabel, stop kontak, dan terminal
  • Jauhkan perangkat listrik dari area basah

Edukasi keselamatan listrik harus menjadi prioritas, terutama bagi keluarga dengan anak-anak dan remaja.

Load More