- Terdakwa narkoba, Mahlul Ridha, kabur dari PN Stabat pada 12 Maret 2026 sore, memicu pengejaran intelijen Kejaksaan Langkat.
- Dalam pelarian menggunakan minibus menuju Aceh, terdakwa mengalami kecelakaan tunggal di perbatasan Aceh Tamiang dan Langsa.
- Korban kecelakaan tersebut meninggal dunia di RSUD Langsa pada Jumat dini hari 13 Maret 2026 saat menerima perawatan intensif.
SuaraSumut.id - Seorang terdakwa kasus narkoba bernama Mahlul Ridha yang sempat melarikan diri dari ruang tahanan Pengadilan Negeri (PN) Stabat, berakhir tewas di Aceh.
Tahanan tersebut dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit, usai minibus yang ditumpanginya terlihat kecelakaan tunggal.
Kasi Intel Kejari Langkat Ika Lius Nardo menjelaskan, peristiwa pelarian itu terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 WIB dari sel tahanan yang berada di Pengadilan Negeri (PN) Stabat.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut, Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Langkat berdasarkan perintah Kepala Kejaksaan Negeri Langkat langsung melakukan pengejaran dan penyisiran di sejumlah wilayah sekitar,” kata Ika saat dikonfirmasi SuaraSumut.id, Minggu, 15 Maret 2026.
Menurutnya, tim tidak hanya melakukan pencarian di sekitar lokasi, tetapi juga mengumpulkan berbagai informasi dan bukti untuk melacak keberadaan terdakwa kasus kepemilikan ribuan butir pil ekstasi hasil tangkapan Polda Sumut.
Dari hasil penelusuran, tim memperoleh informasi bahwa sekitar pukul 18.00 WIB Mahlul Ridha diduga melarikan diri menuju Kota Langsa, Provinsi Aceh, dengan menumpang kendaraan umum jenis minibus.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Langkat langsung memimpin operasi pencarian dan memerintahkan Tim Intelijen bergerak menuju Kota Langsa.
Namun di tengah perjalanan, tim kembali memperoleh informasi bahwa minibus yang ditumpangi terdakwa mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah perbatasan Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa.
Tim Intelijen Kejari Langkat kemudian berkoordinasi dengan Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Langsa untuk memastikan informasi tersebut.
“Dari hasil koordinasi diketahui bahwa benar terdakwa Mahlul Ridha menjadi salah satu korban kecelakaan dan telah dibawa warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa karena mengalami luka serius,” ujar Ika.
Selanjutnya, Kepala Kejari Langkat bersama jajaran, di antaranya Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Pidana Umum, Kepala Cabang Kejari Langkat di Pangkalan Brandan, serta tim intelijen dan Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara tersebut, langsung menuju RSUD Langsa.
Tim tiba di rumah sakit sekitar satu jam setelah kecelakaan terjadi. Berdasarkan keterangan dokter dan perawat yang menangani, kondisi Mahlul Ridha saat itu dalam keadaan kritis dan dirawat intensif di ruang ICU.
Namun, pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 02.17 WIB, pihak rumah sakit menyatakan Mahlul Ridha meninggal dunia saat menjalani perawatan.
“Yang bersangkutan meninggal dunia dalam kondisi menjalani perawatan intensif akibat kecelakaan lalu lintas saat melarikan diri,” jelas Ika.
Setelah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit, jenazah Mahlul Ridha kemudian diserahkan oleh pihak Kejaksaan Negeri Langkat kepada keluarga untuk proses selanjutnya.
Berita Terkait
-
Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
-
Stop Ngebut-ngebutan! Kecelakaan di Jalan Raya Bisa Langsung Bikin Anda Miskin
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota
-
Terbongkar Biang Kerok Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Beroperasi Saat Ramadan, Diskotek Blue Night di Langkat Dirazia, 48 Orang Positif Narkotika
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Perhimpunan Pergerakan 98: Ini Upaya Pembunuhan
-
WN Belgia Dideportasi Gegara Langgar Aturan Keimigrasian
-
Banyak yang Salah! Ini Cara Membedakan Sepatu Adidas Original dan KW
-
Kapan Perlu Ganti HP? 7 Tanda Smartphone Sudah Saatnya Diganti