- Yayang Lestari asal Langsa, Aceh, berhasil dipulangkan ke rumahnya setelah sempat terlantar akibat melarikan diri dari majikan di Malaysia.
- Korban melarikan diri karena dipaksa bekerja sebagai asisten rumah tangga, padahal sebelumnya dijanjikan pekerjaan di restoran oleh temannya.
- Anggota DPD Haji Uma memfasilitasi penemuan serta kepulangan Yayang setelah berkoordinasi dengan pihak KBRI di Kuala Lumpur pada Juni 2026.
SuaraSumut.id - Seorang wanita bernama Yayang Lestari (28), warga Kota Langsa, Aceh, sempat terlantar di Malaysia usai melarikan diri dari kejaran agen. Saat ini Yayang telah tiba di kampung halamannya.
Yayang memilih kabur karena dipekerjakan tidak sesuai dengan perjanjian. Ia berangkat ke Malaysia setelah menerima tawaran dari seorang teman bekerja di restoran. Namun, saat tiba dirinya ternyata dijadikan asisten rumah tangga.
Kasus itu dilaporkan keluarga ke anggota DPD asal Aceh Sudirman Haji Uma. Pihak keluarga mengaku kehilangan kontak dengan Yayang.
Tim Haji Uma di Malaysia kemudian melakukan penelusuran dan berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.
"Alhamdulillah, setelah dilakukan koordinasi dengan tim Gabungan Aceh Bersatu (GAB) di Malaysia dan pihak KBRI, Yayang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kami membantu proses pemulangannya hingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga di Langsa," kata Sudirman, melansir Antara, Selasa, 16 Juni 2026.
Usai beberapa waktu berada dalam perlindungan KBRI, Haji Uma membiayai pemulangan korban dengan membelikan tiket penerbangan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara. Serta, transportasi lanjutan dari Kualanamu menuju Kota Langsa.
Haji Uma mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar memastikan seluruh proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi dan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Pastikan seluruh proses dilakukan secara legal agar terhindar dari berbagai persoalan dan hak-hak pekerja tetap terlindungi," katanya.
Baca Juga: Terduga Pencuri di Aceh Besar Putus Tangan Usai Duel dengan Pemilik Rumah
Berita Terkait
-
Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk
-
Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang
-
Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta
-
Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar
-
Anwar Ibrahim Undang Prabowo ke Malaysia, Bahas Kabut Asap dan Hubungan Bilateral
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Balige, Kakak-Adik Naik Motor Tewas Tabrakan dengan Mobil
-
Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Kemenpora, BRI Dukung Ekosistem Olahraga Nasional
-
Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh
-
LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Buka BRI DPLK via BRImo dan Raih Bonus