- Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis, 12 Maret 2026, di Jakarta Pusat.
- Perhimpunan Pergerakan 98 menilai serangan itu upaya pembunuhan dan teror terhadap penegakan HAM dan demokrasi.
- Pergerakan 98 mendesak Presiden dan Kapolri mengusut tuntas serta memastikan perlindungan warga negara tanpa intervensi.
SuaraSumut.id - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh orang tidak dikenal (OTK). Korban mengalami luka 24 persen. Perhimpunan Pergerakan 98 menilai penyiraman air keras terhadap Andre merupakan tindakan pengecut yang mencederai prinsip negara hukum.
“Tindakan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus merupakan serangan terhadap nilai-nilai demokrasi dan penegakan hak asasi manusia di Indonesia yang dilakukan oleh kelompok pengecut,” kata Ketua Majelis Nasional Perhimpunan Pergerakan 98 Sahat Simatupang, melansir Antara, Minggu, 15 Maret 2026.
Sahat mengatakan bahwa kekerasan terhadap aktivis demokrasi, pembela hak asasi manusia, aktivis antikorupsi, maupun jurnalis tidak dapat dibenarkan dalam keadaan dan bentuk apa pun.
“Penyiraman air keras ke wajah Andrie Yunus bukan sekadar teror yang menebarkan ketakutan di tengah masyarakat, tetapi kami melihatnya sebagai upaya pembunuhan,” ujarnya.
Oleh karena itu, Sahat mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya bergerak cepat menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie.
“Tidak ada sedikit pun alasan bagi polisi lamban mengungkap teror terhadap Andrie Yunus,” ucapnya.
Sahat juga meminta pemerintah memastikan perlindungan terhadap setiap warga negara agar dapat menyampaikan pendapat tanpa rasa takut terhadap ancaman maupun intimidasi.
“Karena itu kami mendesak Presiden RI memerintahkan Kapolri mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan, cepat, dan akuntabel tanpa syarat apa pun dan tanpa intervensi pihak mana pun,” tegas Sahat.
Sebagai informasi, peristiwa penyiraman air keras ini diduga terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat awalnya pelaku diduga dua orang pria yang berboncengan motor melintas di lokasi. Keduanya memutar balik motornya hingga berpapasan dengan korban.
Korban yang saat itu mengendarai motor disiram air keras oleh pelaku. Seketika korban merasa kepanasan dan menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga berteriak histeris.
Berita Terkait
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Ketika Air Keras Menjadi Pesan: Ancaman Nyata bagi Suara Kritis Demokrasi
-
Siskaeee Geram Pelaku Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Belum Ditangkap: Giliran Bokepku Bisa!
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
WN Belgia Dideportasi Gegara Langgar Aturan Keimigrasian
-
Banyak yang Salah! Ini Cara Membedakan Sepatu Adidas Original dan KW
-
Kapan Perlu Ganti HP? 7 Tanda Smartphone Sudah Saatnya Diganti
-
Buka Puasa Bareng Teman? Coba Tips Ini Biar Momen Ramadan Makin Berkesan
-
Jangan Sampai Tertipu! Ini Cara Sederhana Memastikan Sepatu Vans Original atau KW