- Kapal membawa 64 orang karam di perairan Pulau Salah Namo, Batubara, Sumatera Utara pada Senin, 23 Maret 2026.
- Penyebab utama karamnya kapal adalah kerusakan mesin yang menyebabkan air laut masuk ke dalam kapal tersebut.
- Seluruh 64 penumpang berhasil dievakuasi oleh Polairud dan tiba selamat di Pelabuhan Tanjung Tiram dini hari.
SuaraSumut.id - Kapal yang membawa 64 wisatawan karam diperairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Seluruh penumpang sempat terdampar hingga akhirnya diselamatkan petugas.
Peristiwa terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Personel Polairud menerima informasi adanya kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin dalam perjalanan menuju Pulau Salah Namo.
"Akibat kerusakan tersebut, air laut masuk ke dalam kapal hingga para penumpang terpaksa menyelamatkan diri ke pesisir pulau," kata Kanit Polairud Batubara, Ipda Hendrico P Kaban, Selasa, 24 Maret 2026.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sekira pukul 18.00 WIB personel Polairud Tanjung Tiram menuju lokasi dengan menyewa dua unit kapal milik nelayan setempat.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati satu unit kapal nelayan dalam kondisi karam, sementara seluruh penumpang telah berada di pesisir pantai dalam keadaan selamat.
Pada pukul 20.30 WIB, personel Polairud mengevakuasi seluruh penumpang yang terdampar menggunakan dua unit kapal nelayan.
"Setelah perjalanan laut yang cukup panjang, sekira pukul 02.30 WIB dini hari, seluruh penumpang berhasil tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Tiram," ujarnya.
Para penumpang kemudian diberikan pertolongan berupa makanan dan minuman. Jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi sebanyak 64 orang.
Rinciannya dua rombongan wisatawan asal Medan dan Pekanbaru, serta dua orang anak buah kapal (ABK).
"Seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," ucapnya.
Setelah dilakukan pendataan, para penumpang kemudian dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan bus yang telah disediakan maupun kendaraan pribadi.
Sementara itu, kedua ABK kapal telah dimintai keterangan oleh personel Sat Reskrim Polres Batu Bara guna keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
-
Puluhan Tahun Menanti, Jalan Strategis di Nias Utara Akhirnya Diaspal Era Gubernur Bobby
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polda Aceh Pecat Polisi Edarkan 142 Vape Getar di Bireuen
-
Puting Beliung Terjang 33 Desa di Deli Serdang, 108 Rumah Terdampak
-
Cara Memaksimalkan Layar Galaxy Z Fold8, Jadi Lebih Optimal
-
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Pidie Aceh, 7 Tewas
-
Buntut Kematian Winda Lorenza, Mantan Suami Dipatsus Propam Polda Sumut