- Kebijakan kerja fleksibel bagi ASN setiap Jumat memicu kebutuhan adaptasi penataan ruang kerja rumah yang efektif dan produktif.
- Desainer Melina Ardianti menyarankan pemilihan sudut nyaman dengan pencahayaan tepat, postur duduk ergonomis, serta penggunaan perabot pendukung tambahan.
- Pekerja perlu menerapkan batas visual, pengelolaan kebisingan, serta rutinitas konsisten untuk memisahkan waktu kerja dan kehidupan pribadi secara efektif.
SuaraSumut.id - Work from Home (WFH) kembali terasa di berbagai instansi setelah kebijakan kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat mulai diterapkan.
Kondisi ini membuat banyak orang kembali beradaptasi dengan bekerja dari rumah, mulai dari mencari tempat paling nyaman hingga menciptakan suasana yang mendukung produktivitas.
Menurut desainer interior Melina Ardianti Hadiatmodjo, ruang kerja yang ideal sebenarnya tidak selalu membutuhkan ruangan khusus. Hal yang paling penting adalah bagaimana seseorang dapat menciptakan sudut rumah yang mampu membantu fokus bekerja.
"Tidak semua orang punya ruangan khusus untuk bekerja, dan itu wajar. Yang penting adalah menemukan titik di rumah yang benar-benar membantu kamu fokus," katanya, melansir Antara, Kamis, 2 April 2026.
Ia menyarankan pekerja untuk memperhatikan kenyamanan jangka panjang. Pekerja sebaiknya tidak melakukan aktivitas kantor di atas tempat tidur karena khawatir posisi tersebut dapat memicu rasa kantuk.
Pekerja dapat menggunakan penopang bantal (cushion) atau meja lipat untuk menjaga postur. Pengaturan posisi duduk itu mencegah tubuh mudah lelah.
Pekerja dapat menggunakan sofa atau lantai selama terdapat penopang punggung. Pijakan kaki sederhana juga membantu tubuh tetap rileks.
Adapun cahaya alami merupakan pilihan terbaik untuk membantu meningkatkan konsentrasi di area kerja.
"Sudut kecil dengan pencahayaan tepat bisa berfungsi seefektif meja kantor, area gelap perlu tambahan lampu meja untuk membantu konsentrasi mata. Pencahayaan tepat membangun suasana kerja yang lebih tenang," ujar Melina.
Jika bekerja di area terbuka seperti teras, pilih waktu yang lebih sepi. Informasikan jadwal rapat daring pada anggota keluarga lain. Pendekatan seperti itu dapat membuat alur kerja lebih lancar tanpa harus mengubah tata rumah.
Menurutnya, banyak rumah menggabungkan ruang makan, ruang keluarga, dan ruang kerja dalam satu area besar. Pembeda kecil dapat membantu otak saat harus “ganti mode” dari santai ke "mode bekerja" dan sebaliknya.
Karpet kecil, meja lipat, atau bahkan perubahan arah duduk bisa membantu memberi batas visual tersebut.
Bila semua ruangan terasa menyatu, kunci utamanya adalah ritual bereskan alat kerja setiap selesai.
"Ini kiat sederhana, tapi sangat membantu memisahkan waktu kerja dan waktu pribadi," kata Melina.
Area terbatas harus mudah dibereskan agar hunian tetap terasa nyaman. Kerapian meja dapat memengaruhi konsentrasi, menurut Melina.
Berita Terkait
-
Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan
-
Menteri PU Disiplinkan ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Tegas Sentil ASN Makan Uang Rakyat, Isi Garasi Menteri PU Bukan Kaleng-kaleng: Sudah Upgrade Lexus
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
S.Pd. vs Badai Penataan 2026: Apakah Ijazah Saya Hanya Bakal Jadi Pajangan?
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Limbah Kayu Pantai Disulap Jadi Kerajinan Bernilai Ekspor oleh Wayan
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Duh! Motor Dinas N-Max Hilang, Keuchik Pasi Aceh Baroh Wajib Ganti Rp33,4 Juta
-
Tragedi Berdarah di Labusel, Remaja 17 Tahun Tewas Diduga Ditikam Ayah dan Anak
-
Pelarian Perampok Angkot di Medan Berakhir, 2 Pelaku Dibekuk di Samosir dan Jambi