Suhardiman
Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB
Ilustrasi ibu rumah tangga (IRT) tewas ditikam di rumahnya di Tebing Tinggi. [Ist]
Baca 10 detik
  • Nita Rika Gultom (43) tewas setelah ditikam tiga kali oleh pelaku di rumahnya, Tebing Tinggi, Selasa 14 April 2026.
  • Insiden bermula saat saksi mendengar pertengkaran hebat dan melihat pelaku menusuk korban di bagian perut serta ulu hati.
  • Polisi telah mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara dan kini sedang memburu pelaku yang identitasnya sudah berhasil diketahui pihak berwajib.

SuaraSumut.id - Seorang ibu rumah tangga bernama Nita Rika Gultom (43) ditemukan meninggal dunia dengan luka tusukan di rumahnya di Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut).

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa, 14 April 2026, sekitar pukul 18.45, di rumah korban di Jalan Kutilang BTN Perumahan Purnawirawan, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis.

Seorang tetangga korban, M. Simbolon (64), menjadi orang pertama yang mengetahui insiden tersebut. Ia mengaku mendengar suara pertengkaran keras dari dalam rumah korban.

Karena khawatir, Simbolon kemudian mendatangi rumah tersebut untuk melihat apa yang terjadi. Namun situasi yang dilihatnya justru membuatnya terkejut.

Di dalam rumah, korban terlihat sedang bertengkar. Saat saksi mencoba melerai pertikaian tersebut, situasi justru berubah menjadi lebih brutal.

Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan menusuk korban sebanyak tiga kali. Tusukan itu mengenai bagian perut dan ulu hati korban.

Korban langsung terjatuh bersimbah darah. Sedangkan pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Korban

Simbolon kemudian meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Rambutan segera tiba di lokasi.

Namun saat petugas datang, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Mulyono, melansir Antara, Rabu, 15 April 2026, membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian dan tim sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Kasusnya telah ditangani Polsek Rambutan. Untuk pelaku yang telah diketahui identitas kini telah di buru," katanya.

Load More