- OJK Sumatera Utara menindaklanjuti 573 pengaduan masyarakat selama periode Januari hingga Februari 2026 melalui aplikasi APPK resmi.
- Sektor perbankan mencatatkan jumlah keluhan terbanyak yaitu 261 aduan, disusul fintech, perusahaan pembiayaan, asuransi, serta sektor lainnya.
- OJK rutin mengevaluasi laporan konsumen dan memperluas program edukasi keuangan syariah di berbagai wilayah Provinsi Sumatera Utara.
SuaraSumut.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menindaklanjuti 573 pengaduan masyarakat di Sumatera Utara selama Januari hingga Februari 2026.
Kepala OJK Provinsi Sumut Khoirul Muttaqien, mengungkapkan bahwa dari ratusan pengaduan, sektor perbankan menjadi yang paling didominasi.
"Dari total pengaduan tersebut, sebagian besar berasal dari sektor perbankan," katanya melansir Antara, Rabu, 15 April 2026.
Rincian pengaduan yang diterima meliputi, 261 pengaduan sektor perbankan, 144 fintech, dan 111 perusahaan pembiayaan.
Sisanya berasal dari 46 pengaduan sektor asuransi, lima pergadaian, satu pasar modal, dan tiga lembaga keuangan khusus.
Melalui Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK), OJK berupaya menyelesaikan setiap laporan yang diterima, baik yang mengandung indikasi sengketa maupun pelanggaran.
“Kami secara rutin mengevaluasi pengaduan yang diterima bersama para pelaku usaha jasa keuangan,” ujarnya.
Selain penanganan pengaduan, OJK juga terus memperluas edukasi keuangan di berbagai daerah, antara lain Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Medan.
Pada awal tahun, OJK juga melaksanakan program “GERAK Syariah” melalui edukasi keuangan syariah kepada aparatur sipil negara, kepala sekolah, pelajar madrasah Aliyah Negeri, serta santri pondok pesantren.
Baca Juga: Tragedi Berdarah di Tebing Tinggi: IRT Tewas Ditikam di Rumah, Pelaku Diburu Polisi
Berita Terkait
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Apakah Pinjol Memengaruhi Skor Kredit untuk KPR Subsidi? Ini Trik Supaya Pengajuan DIterima
-
OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya
-
Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
OJK Sumut Tindaklanjuti 573 Pengaduan Masyarakat, Sektor Perbankan Paling Banyak Disorot
-
WNA Malaysia Overstay 237 Hari di Aceh, Diamankan Imigrasi dalam Operasi Wirawaspada
-
Tragedi Berdarah di Tebing Tinggi: IRT Tewas Ditikam di Rumah, Pelaku Diburu Polisi
-
Harga Emas Antam, USB, Galeri24 di Pegadaian Melejit Rabu 15 April 2026
-
Stok Jagung Pipil 4.140 Ton di Sumut, Cukup untuk Penuhi Kebutuhan Peternak Ayam