- Sekelompok debt collector merampas paksa mobil anggota TNI AL di Jalan Sisingamangaraja, Medan, pada 13 April 2026.
- Upaya penarikan paksa tersebut mengakibatkan istri korban terluka setelah terseret kendaraan yang dibawa kabur pelaku.
- Dua pelaku diamankan warga, namun kasus berakhir damai melalui mediasi antara korban dan pihak perusahaan pembiayaan.
SuaraSumut.id - Upaya penarikan kendaraan oleh sekelompok debt collector berujung ricuh. Peristiwa terjadi di kawasan Fly Over Amplas, Jalan Sisingamangaraja, Medan, pada Senin, 13 April 2026.
Dua orang debt collector yang berupaya menarik paksa mobil Toyota Calya milik Serda M, anggota TNI AL, jadi sasaran amuk massa.
Peristiwa ini juga mengakibatkan istri Serda M, berinisial Y, mengalami luka setelah terseret tatkala salah satu pelaku membawa kabur kendaraan secara paksa.
Kejadian bermula ketika perusahaan pembiayaan (leasing) menugaskan sejumlah orang untuk melakukan penarikan mobil berwarna perak keluaran 2017 tersebut.
Saat kendaraan terdeteksi berada di lokasi, para penagih utang langsung menghadang dan secara paksa mengambil kunci dari tangan Serda M.
Ketegangan memuncak ketika salah satu pelaku berinisial J tancap gas saat kondisi di sekitar mobil belum aman. Pada saat itu, Y berada sangat dekat di sisi kendaraan, sehingga terkena spion dan terseret beberapa meter hingga memicu kepanikan warga sekitar.
Keributan tersebut langsung menyedot perhatian warga di sekitar Jalan Sisingamangaraja. Massa yang emosi mengepung para pelaku yang masih berada di lokasi, sementara tiga lainnya berhasil kabur menggunakan mobil operasional.
Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora menjelaskan pihaknya yang menerima informasi adanya kericuhan tersebut kemudian turun ke lokasi.
"Iya benar kejadiannya Senin kemarin," katanya saat dikonfirmasi suarasumut.id, Rabu, 15 April 2026.
Daulat menjelaskan dua orang berinisial K dan W sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya diamankan polisi yang datang tak lama kemudian. Sedangkan 4 orang debt collector lainnya sudah pergi.
"Dua orang digebuki massa. Nggak lama datang personel Polsek, dibawa ke kantor," kata Daulat.
Meski sempat berniat melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib akibat luka yang dialami, Y akhirnya membatalkan laporan tersebut.
Persoalan diselesaikan melalui mediasi antara korban dan pihak leasing, yang berujung pada kesepakatan penghentian penarikan kendaraan.
"Kasusnya sudah berdamai, pengemudi mobil tak jadi membuat laporan polisi dan memilih berdamai," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Videonya Viral, Tradisi Santri Jongkok Saat Guru Lewat di Ciamis Tuai Pro Kontra
-
Viral Lagu 'Erika' dari Mahasiswa Tambang ITB Dikecam karena Liriknya Mesum
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Emosi Meledak, Detik-Detik Korban Pelecehan FH UI Pingsan di Hadapan Pelaku
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kisah Gadis Cantik Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Rusak, Menabung Meski Serba Kurang
-
Debt Collector Rampas Mobil Oknum TNI di Medan, Berujung Diamuk Massa
-
3 Skincare Wajib Usia 20-an agar Kulit Tetap Sehat, Cerah, dan Awet Muda
-
Pigai Klaim Kematian Prajurit TNI di Lebanon Bukan Isu HAM, Ini Faktanya
-
78 Tahun Sumatera Utara, Berikut Daftar Lengkap Gubernur Sumut dari Pertama hingga Saat Ini