- Sri Apriliani, seorang gadis yatim piatu, viral di media sosial karena hidup dalam kondisi rumah sangat memprihatinkan.
- Rumah yang ditinggali Sri memiliki dinding bambu rusak dan pintu yang tidak bisa dikunci sehingga tidak layak huni.
- Sri bergantung pada bantuan orang lain dan berusaha menabung sebagian uangnya meskipun lokasi tempat tinggalnya belum diketahui.
SuaraSumut.id - Kisah pilu seorang gadis muda mendadak menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Cerita hidupnya yang penuh perjuangan memantik simpati publik.
Di balik wajah manis dan terlihat tegar, wanita bernama Sri Apriliani harus menjalani kehidupan jauh dari kata mudah.
Ia harus menghadapi hari-hari sendirian karena orang tuanya meninggal dunia. Lebih menyedihkan lagi, Sri tinggal di rumah yang tidak layak huni.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @topikserucom, terlihat situasi tempat tinggal Sri sangat memprihatinkan. Bangunan rumah tampak rapuh dengan dinding bambu yang berlubang dan struktur bangunan sudah banyak rusak.
Bahkan, bagian pintu rumah dilaporkan tidak dapat dikunci karena kondisinya telah rusak. Dalam kesehariannya, Sri mengandalkan bantuan dari orang-orang di sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Hal-hal sederhana seperti membeli sabun cuci saja terkadang harus menunggu hingga ada bantuan datang. Meski hidup dalam keterbatasan, Sri tetap berusaha bersyukur atas apa yang ia terima.
"Alhamdulillah suka ada rezekinya, tapi maaf ya enggak kuat, jadi gampang nangis," kata Sri sambil menahan tangis.
Menariknya, Sri berusaha mengatur uang yang diterimanya dengan bijak. Sebagian dari bantuan tersebut ia sisihkan untuk ditabung di celengan kaleng.
"Ada ditabungan, ngak tahu, celengannya kayak kaleng gitu, ngak bisa dibuka," ujarnya.
Namun karena kondisi rumahnya tidak aman, ia memilih menitipkan tabungan tersebut kepada saudaranya.
“Enggak nyimpen uang di sini, soalnya pintunya rusak, jadi dititipin ke saudara,” ujar Sri.
Salah satu momen paling menyentuh ketika Sri menerima bantuan sebesar Rp500 ribu. Ia tampak menangis saat menerima uang tersebut.
"Ini benaran," kata Sri sambil menitikan air mata.
Sampai saat ini belum diketahui lokasi pasti tempat tinggal Sri Apriliani.
Namun, kisah Sri Apriliani bukan sekadar cerita viral di media sosial. Ia adalah gambaran nyata tentang keteguhan dan harapan di tengah keterbatasan.
Berita Terkait
-
Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli
-
Lawan Maling dengan Gunting, Pria Penjaga Kambing Ini Malah Dijebloskan ke Penjara
-
Viral Oknum Hakim Terima Suap Rp1 M, Uangnya Dipakai Buat Main Judol dan Bisnis Umrah
-
Bupati Pandeglang Tuai Kontroversi Usai Lantik Tersangka Kasus Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Pengamat Puji Langkah BUMN Perkuat Tata Kelola dan Efisiensi Korporasi
-
Cekcok dengan Istri, Pria di Toba Bakar Rumah Mertua hingga Ludes
-
BanBan Running Club Minta Maaf Usai Bikin Konten di Stadion Teladan Medan
-
6 Orang yang Serang Polisi saat Gerebek Bandar Narkoba di Medan Ditangkap
-
8 Gudang Penampungan Motor di Medan Digerebek, 136 Kendaraan Diamankan