- Jemaah haji wajib mematuhi sepuluh larangan ihram selama di Tanah Suci untuk menjaga kesempurnaan ibadah dan kesucian diri.
- Pelanggaran seperti melakukan hubungan suami-istri, berbuat maksiat, hingga melanggar aturan pakaian mengakibatkan denda berat atau pembatalan sahnya ibadah.
- Penting bagi setiap jemaah memahami ketentuan syariat ini agar terhindar dari konsekuensi denda berupa kurban atau berpuasa.
SuaraSumut.id - Ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa. Ini adalah ibadah puncak spiritual yang menuntut kesiapan fisik, mental, dan ketaatan penuh terhadap aturan syariat.
Sayangnya, masih banyak jemaah yang melanggar larangan ihram karena kurang memahami aturan. Padahal, sebagian pelanggaran bisa berujung denda berat bahkan merusak kesempurnaan ibadah haji.
Karena itu, memahami larangan ihram bukan pilihan, tetapi kewajiban. Melansir batamnews, berikut 10 larangan selama di Tanah Suci yang harus dihindari:
1. Hubungan Suami-Istri
Selama dalam kondisi ihram, jemaah dilarang keras melakukan hubungan badan (jimak) maupun aktivitas yang membangkitkan syahwat. Melanggar hal ini bukan hanya merusak kekhusyukan, tapi pelanggarnya wajib menyembelih seekor unta sebagai denda. Jika tidak mampu, wajib berpuasa sepuluh hari.
2. Maksiat dan Bertengkar
Haji adalah momentum memperbaiki akhlak. Dilarang keras berbuat maksiat, berbohong, berkata kasar, hingga bertengkar (berbantah-bantahan). Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al-Baqarah ayat 197, menjaga lisan dan sikap adalah kunci meraih haji mabrur.
3. Pakaian Berjahit (Khusus Laki-laki)
Jemaah laki-laki dilarang memakai pakaian yang memiliki jahitan, seperti baju, celana, atau pakaian dalam. Kain ihram yang dikenakan harus polos tanpa jahitan sebagai simbol kesetaraan di hadapan Allah.
4. Menutup Kepala dan Wajah
Laki-laki dilarang memakai topi atau serban yang menutup kepala. Sebaliknya, jemaah perempuan dilarang menutup wajah (cadar) dan dilarang menggunakan sarung tangan. Hal ini sesuai dengan hadis Rasulullah SAW agar wajah dan tangan tetap terbuka saat berihram.
5. Menikah atau Melamar
Selama ihram, jemaah dilarang melakukan akad nikah, menjadi wali nikah, atau melamar (khitbah). Jika nekat dilakukan, akad nikah tersebut dianggap tidak sah secara syariat dan harus diulang setelah keluar dari kondisi ihram.
6. Memakai Parfum
Ihram mengajarkan kesederhanaan. Penggunaan parfum atau wewangian pada tubuh maupun pakaian sangat dilarang. Jemaah harus menjauhkan diri dari kesenangan duniawi yang berlebih selama prosesi ibadah.
Berita Terkait
-
Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci
-
Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Muthowwif Sindir Jemaah Lansia, Kemenhaj Pikirkan Sanski Blacklist
-
Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta
-
GAPKI Soroti Tantangan Produksi-Tata Kelola Sawit di IPOS Forum ke-11
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional