- Polisi menangkap pengasuh berinisial DS karena diduga menganiaya balita berusia 18 bulan di sebuah daycare, Banda Aceh.
- Penganiayaan di Daycare Baby Preneur tersebut dilaporkan terjadi sebanyak dua kali pada tanggal 22 dan 27 April.
- Pihak kepolisian saat ini tengah memeriksa enam saksi untuk mendalami kasus setelah video rekaman CCTV menjadi viral.
SuaraSumut.id - Seorang balita berusia 18 bulan di Banda Aceh diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan pengasuh di tempat penitipan anak atau daycare. Saat ini, terduga pelaku berinisial DS (24) telah diamankan.
"Tim gabungantelah menangkap terduga pelaku berinisial DS (24) untuk dimintai keterangannya," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, melansir Antara, Rabu, 29 April 2026.
Dizha mengatakan, petugas telah memeriksa enam orang saksi baik dari pihak yayasan maupun pengasuh anak. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui penganiayaan itu terjadi dua kali, yakni 22 April dan 27 April.
"Saat ini masih dalam pendalaman pihak penyidik, nanti akan kami berikan penjelasan lanjutan setelah semua keterangan terdata," ujarnya.
Sebelumnya, video rekaman CCTV dugaan penganiayaan anak di Daycare Baby Preneur viral di media sosial hingga kasus ini ditangani pihak kepolisian.
Bahkan, manajamen daycare Baby Preneur juga telah menyampaikan permohonan maaf lewat akun Instagramnya, dan menyatakan bahwa terduga pelaku sudah diberhentikan secara tidak hormat, dan sedang dalam penyelidikan kepolisian.
Berita Terkait
-
Polisi Proses Hukum 2 ABH Penganiaya Bocah di RPTRA Senen: Satu Ditahan, Satu Wajib Lapor
-
Aktor Muzakki Ramdhan Dianiaya di Toilet Mal, Wajah Didorong ke Tembok hingga Bibir Berdarah
-
Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar
-
Ortu Bongkar Fakta Horor Daycare Little Aresha, Anak Dipaksa Tidur di Lantai Hingga Alami PTSD Berat
-
Instruksi Ngeri Ketua Yayasan Daycare Little Aresha: Kalau Lari-larian Diikat Saja
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap