- Buruh di Medan memperingati Hari Buruh pada 1 Mei 2026 dengan menuntut kenaikan upah serta penghapusan sistem outsourcing.
- Pekerja mengeluhkan minimnya pengawasan pemerintah serta kebijakan pengupahan yang menggabungkan tunjangan ke dalam gaji pokok sehingga dianggap tidak layak.
- Para pengunjuk rasa menuntut pemerintah meninjau kembali regulasi ketenagakerjaan dan menjamin kebebasan berserikat bagi seluruh pekerja di Indonesia.
Ia juga menilai gerakan buruh di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara, tengah menghadapi tantangan serius. Menurutnya, lemahnya konsolidasi membuat sebagian buruh mudah terpengaruh oleh kepentingan pemodal.
“Mirisnya, gerakan buruh hari ini seolah didina-bobokan. Difasilitasi, tapi justru dijauhkan dari perjuangan substansial,” ujarnya.
Lebih lanjut, Didi mengkritik sejumlah regulasi ketenagakerjaan yang dianggap tidak efektif melindungi hak buruh. Ia menyebut berbagai aturan yang lahir dalam beberapa tahun terakhir justru menjadi “jebakan” bagi pekerja.
“Mulai dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, PP 35, Omnibus Law, hingga PP 78. Banyak regulasi dibuat, tapi tidak maksimal untuk kepentingan buruh,” katanya.
Menurut Didi, negara seharusnya hadir sebagai pelindung, bukan justru menciptakan kebijakan yang memperlemah posisi pekerja. Ia pun menyerukan agar pemerintah lebih serius mendengar aspirasi buruh dan memastikan setiap regulasi berpihak pada keadilan sosial.
Amatan di lokasi, massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional, memblokade persimpangan Lapangan Merdeka, Jalan Raden Saleh dan Jalan Balai Kota Medan. Mereka meminta Gubernur Sumut Bobby Nasution untuk hadir mendengar aspirasi kaum buruh.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo
-
Bukan Sekadar Buruh Murah: Standar Upskilling Jalur Magang
-
Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing
-
KSOS Tolak Ojol Otomatis Disebut Buruh
-
Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Buka BRI DPLK via BRImo dan Raih Bonus
-
Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan
-
Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan
-
Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet