- Kanwil Imigrasi Sumut menyiapkan layanan khusus di Bandara Kualanamu untuk memperlancar kedatangan peserta internasional ajang Trail of The Kings 2026.
- Petugas akan disiagakan di lokasi acara Pulau Samosir untuk memberikan asistensi keimigrasian bagi para atlet mancanegara selama kompetisi berlangsung.
- Pihak Imigrasi mengimbau penyelenggara memastikan kesesuaian visa seluruh peserta untuk mendukung kelancaran ajang olahraga internasional di kawasan Danau Toba tersebut.
SuaraSumut.id - Kepala Kanwil Dirjen Imigrasi Sumut Parlindungan, menegaskan kesiapan jajarannya dalam menyukseskan gelaran internasional Trail of The Kings (TOTK) Danau Toba, Sumatera Utara.
Dalam rapat persiapan yang digelar pada Selasa, 12 Mei 2026, Parlindungan menyampaikan komitmen penuh Imigrasi untuk mengawal kelancaran arus kedatangan peserta mancanegara yang akan berlaga di Pulau Samosir pada 12-14 Juni mendatang.
Sebagai langkah konkret, Kanwil Imigrasi Sumut akan menghadirkan konter keimigrasian khusus di Bandara Kualanamu guna mempercepat proses pemeriksaan para atlet dan peserta.
Tidak hanya di pintu masuk, petugas juga akan disiagakan di lokasi acara untuk memberikan layanan informasi keimigrasian secara langsung, memastikan seluruh tamu asing mendapatkan asistensi keimigrasian yang prima selama berada di Sumatra Utara.
Ia mengingatkan penyelenggara agar proaktif mengimbau peserta internasional untuk memastikan jenis Visa yang digunakan telah sesuai dengan ketentuan prosedur masuk ke Indonesia, demi menghindari kendala administratif saat pelaksanaan lomba.
Ajang marathon trail ini diprediksi akan menjadi magnet wisata yang besar, dengan target 2.000 peserta. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 235 pelari dari 33 negara telah mendaftarkan diri. Kehadiran ribuan pelari lintas negara ini menjadi momentum krusial bagi Imigrasi untuk menunjukkan kolaborasi nyata dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelas dunia di kawasan Pulau Samosir dan Danau Toba.
Inisiatif dan kesigapan Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut dalam mendukung event olahraga internasional ini menuai apresiasi tinggi dari Pemprov Sumut dan seluruh peserta rapat.
Langkah ini dinilai sebagai wujud sinergi yang solid antarinstansi dalam mempromosikan potensi daerah sekaligus menjaga kedaulatan serta ketertiban hukum di Bumi Sumatera Utara.
Berita Terkait
-
Tisu Tempo Gelar Program Road to Marathon in Berlin 2026
-
Tak Cuma Ortuseight Hyperblast 2.0, Ini 6 Sepatu Lari Lokal 'Max Cushion' yang Super Empuk
-
7 Sepatu Lari Tanpa Tali Paling Worth It, Nyaman dan Anti Ribet Dipakai Seharian
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Iran Sodorkan 5 Syarat untuk Perundingan Kedua dengan AS, Apa Saja?
-
Buruh Harian di Aceh Barat Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Pelecehan Anak di Bawah Umur
-
Kisah Salbiah, Pasukan Merah yang Terjun ke Sungai untuk Menolong Korban Kecelakaan di Sergai
-
KAI Sumut Tambah Kapasitas KA Sribilah Jelang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
-
2 Pria Ditangkap Usai Kepergok Curi Lembu di Simalungun, Pelaku Sempat Dihajar Warga