- Polrestabes Medan menangkap 178 tersangka dari 143 kasus kriminal dalam operasi penegakan hukum selama 15 hari terakhir.
- Sebanyak 20 residivis termasuk dalam daftar tersangka yang diamankan, dengan mayoritas pelaku terlibat dalam tindak pidana narkotika.
- Polisi berhasil menyita berbagai barang bukti, termasuk narkoba jenis sabu, ganja, ekstasi, serta puluhan unit kendaraan bermotor.
SuaraSumut.id - Dalam pengungkapan kasus yang dilakukan selama 15 hari terakhir, Polrestabes Medan menangkap 178 tersangka dari 143 kasus kriminal, dan 20 di antaranya merupakan residivis.
"Dari 178 tersangka yang berhasil ditangkap, tercatat ada 20 residivis," kata Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, Rabu, 20 Mei 2026.
Dari 20 residivis yang ditangkap, kata Calvijn, sebagian besar berasal dari kasus narkotika, yakni 17 orang. Sementara sisinya terdiri dari satu kasus pencurian dengan kekerasan, satu penadah, dan satu pengelapan kendaraan bermotor.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengungkap 143 kasus kriminal dari empat jenis tindak pidana. Rinciannya, 86 kasus narkotika dengan 100 tersangka, 47 kasus kejahatan jalanan dengan 64 tersangka.
"Kemudian, 2 kasus perjudian dengan 6 tersangka dan 8 kasus premanisme dengan 8 tersangka," ujarnya.
Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 225,23 gram sabu, 288,6 gram ganja, enam butir pil ekstasi, serta 21 unit sepeda motor dan yang lainnya.
Sebelumnya, Polrestabes juga telah menangkap 290 tersangka dengan 250 kasus dari empat tindak kejahatan yang terjadi di wilayah itu. Dari 290 tersangka yang berhasil ditangkap, sedikitnya 16 orang di antaranya merupakan residivis.
"Kami tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan, baik kejahatan jalanan, perjudian, premanisme, narkoba, dan yang lainnya," ujarnya
Berita Terkait
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
BRI Berlakukan Zero Tolerance terhadap Fraud sebagai Bagian dari Transformasi Berkelanjutan
-
Cegah Penyalahgunaan Dokumen Negara, Imigrasi Sumut Musnahkan 3.579 Paspor Usang
-
Wakil Bupati Langkat Menangis Dengar Kabar OTT Bupati Syah Afandin: Jaga Kesehatan!
-
BEM UI Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Aceh
-
KPK Ungkap Dugaan Kasus yang Menjerat Bupati Langkat Syah Afandin