Suhardiman
Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:52 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas saat meninjau Stadion Teladan Medan. [dok Diskominfo Medan]
Baca 10 detik
  • Komunitas lari viral setelah masuk Stadion Teladan Medan tanpa izin resmi dari Pemerintah Kota Medan pada Mei 2026.
  • Wali Kota Medan menegaskan tidak ada koordinasi dan kini tengah menelusuri pihak yang memberi akses masuk stadion.
  • Dinas Pemuda dan Olahraga menyatakan tanggung jawab keamanan stadion masih berada di bawah kendali rekanan proyek pembangunan.

SuaraSumut.id - Video viral komunitas lari yang menjajal lapangan di Stadion Teladan Medan beredar di Media sosial. Wali Kota Medan Rico Waas menyebut aktivitas komunitas pelari tersebut sama sekali tidak pernah dikoordinasikan maupun mendapat izin resmi dari Pemerintah Kota Medan.

"Kami menyayangkan kenapa hal itu bisa terjadi. Kami paham mungkin ada euforia masyarakat melihat kondisi Stadion Teladan saat ini. Namun sebaiknya ada koordinasi terlebih dahulu dengan Pemko Medan," katanya, Jumat, 29 Mei 2026.

Politisi Partai NasDem ini mengaku Pemkot Medan tidak pernah menerima permohonan izin penggunaan stadion dari pihak komunitas pelari.

"Tidak ada komunikasi atau izin apa pun dari pemko," ujarnya.

Rico juga mengaku sudah meminta jajarannya untuk melakukan penelusuran terkait pihak yang memberi akses masuk ke stadion.

"Saya sudah minta ke jajaran untuk mencari tau siapa yang mengizinkan mereka masuk ke dalam stadion,” ucapnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, T. Chainuniza juga dengan tegas memastikan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin resmi kepada komunitas lari untuk menggunakan fasilitas stadion.

Menurutnya, tanggungjawab pengamanan Stadion Teladan saat ini masih berada di tangan rekanan proyek karena proses pekerjaan belum sepenuhnya selesai dan belum diserahterimakan kepada Pemkot Medan.

"Secara resmi, pengelolaan Stadion Teladan belum diserahkan kepada kami. Artinya, kami belum bertanggung jawab penuh atas aktivitas di sana,” cetusnya.

Chainuniza mengatakan pihaknya juga masih menelusuri siapa pihak yang memberikan akses masuk kepada komunitas tersebut.

"Sebaiknya ditanya ke pihak sekuriti di situ. Kemungkinan ada pihak penanggung jawab di sana yang memberikan izin sehingga mereka bisa masuk ke stadion,” katanya.

Load More