- Kebakaran lahan seluas 60 hektare melanda Desa Kayee Unoe dan Desa Babah Lueng, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
- Tim gabungan telah memadamkan 40 hektare lahan sejak api mulai menyala pada tanggal 29 Mei 2026 lalu.
- Cuaca ekstrem dan angin kencang menghambat pemadaman, namun petugas terus berupaya mencegah api mencapai pemukiman warga setempat.
SuaraSumut.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Tercatat luas area yang terbakar mencapai sekitar 60 hektare.
Kebakaran terjadi di Desa Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur, dan Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur.
"Dari total sekitar 60 hektare lahan yang terbakar, tim gabungan baru berhasil memadamkan sekitar 40 hektare. Sisa lahan lainnya masih dalam proses penanganan intensif karena api berpotensi terus meluas,” kata Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, melansir Antara, Jumat, 5 Juni 2026.
Untuk mengatasi situasi ini, petugas telah mengerahkan dua unit mesin pompa air portable ke titik-titik api yang sulit dijangkau.
Kebakaran lahan pertama kali diterima petugas pada Jumat, 30 Mei 2026. Namun, api diperkirakan sudah mulai menyala dan membakar lahan sejak Kamis, 29 Mei 2026.
Tim gabungan di lapangan menghadapi tantangan yang cukup berat dalam menjinakkan si jago merah. Cuaca panas yang ekstrem disertai angin kencang membuat kobaran api cepat menyebar.
“Hembusan angin yang kencang di lokasi kejadian serta sangat terbatasnya sumber air bersih untuk menyuplai armada pemadam,” katanya.
“Tim gabungan ini terus berjibaku di lokasi demi menyekat pergerakan api agar tidak mendekati pemukiman warga,” katanya.
Mengingat cuaca yang cerah dan angin yang bertiup kencang ke arah barat, BPBD Nagan Raya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena kondisi kering seperti sekarang sangat rawan memicu bencana kebakaran yang lebih luas.
Berita Terkait
-
Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
-
Kerugian Karhutla Bisa Capai Ratusan Triliun, Pakar Ingatkan Dampaknya Berlangsung Puluhan Tahun
-
Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa
-
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Pulau Tidung
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polisi Amankan Pemilik Akun TikTok Ritman Marbun, Diduga Hina Yesus Saat Live
-
Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi
-
Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya
-
Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
BRI Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Ini Jadwal Pelaksanaannya